Mereka turun dari sepeda motor berharap untuk mengisi perut mereka yang keroncongan. Tetapi mereka salah besar karena 'restoran' itu ternyata adalah pesta pernikahan.
- Zodiak Yanuarita
- Sabtu, 02 April 2022 - 18:49 WIB
WowKeren - Menjajal makanan lokal yang dijual di pinggir jalan memang terkadang menjadi hal yang banyak dicoba oleh turis yang berwisata di negara asing. Dengan makan di pinggir jalan, bisa merasakan secara langsung sensasi "kearifan lokal".
Namun, apa jadinya jika tempat yang dikira restoran pinggiran jalan ternyata sama sekali di luar perkiraan? Seperti yang dialami oleh sekelompok turis Singapura yang pergi ke Thailand. Perjalanan wisata mereka justru memberikan pengalaman di luar dugaan.
Mereka turun dari sepeda motor berharap untuk mengisi perut mereka yang keroncongan. Tetapi mereka salah besar karena "restoran" itu ternyata adalah pesta pernikahan. Video orang Singapura yang tidak sadar menjadi viral di TikTok setelah diposting oleh akun Thailand.
Narasi video tersebut dalam Bahasa Thailand menyatakan bahwa kelompok yang terdiri dari beberapa pemuda itu mampir karena mereka mengira pesta pernikahan itu adalah tempat makan yang menyajikan jajanan kaki lima. AsiaOne berbicara dengan salah satu dari lima orang Singapura, Dilan Lau, yang menceritakan bahwa dia dan teman-temannya telah melakukan perjalanan dengan sepeda motor di Chiang Mai. Mereka melihat bangunan rendah dengan meja dan kursi di luar, dan memperhatikan suasana yang semarak, dan mengira itu adalah sebuah restoran.
Penduduk setempat sangat ramah dan mengundang kelompok itu ke meja untuk duduk. Lau dan yang lainnya tetap tidak menyadari sampai mereka meminta menu. Setelah mengetahui bahwa tidak ada menu di "restoran" itu, mereka akhirnya sadar jika itu bukanlah restoran seperti yang mereka kira, dan menyadari bahwa mereka telah "menyusup" ke pesta orang lain.
Lau memberi tahu AsiaOne bahwa hanya setelah mereka memposting salah satu video mereka secara online, seorang teman memberi tahu dia bahwa pesta itu mungkin untuk pernikahan. Video kedua yang diposting oleh akun yang sama menunjukkan kelompok itu duduk dan makan mi.
Rombongan kemudian pergi dengan sekantong kerupuk di tangan ketika penduduk setempat melambaikan tangan. Meskipun kelompok itu tampaknya ingin membayar makanan mereka, penduduk setempat menolak.
(wk/zodi)