Eks asisten rumah tangga Nindy Ayunda menerima tuntutan 7 bulan penjara dan denda uang tunai terkait kasus dugaan penganiayaan anak. Bakal ajukan banding?
- Sisilia Rizky Azalea
- Senin, 04 April 2022 - 18:49 WIB
WowKeren - Mantan asisten rumah tangga (ART) Nindy Ayunda, Lia Karyati terancam mendekam di dalam penjara. Lia berurusan dengan hukum usai diduga melakukan penganiayaan pada anak Nindy dan eks suami, Askara Parasady Harsono.
Sidang lanjutan pun kembali digulir. Dalam sidang tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Lia Karyati dengan hukuman 7 bulan penjara atas tindak penganiayaan anak Nindy Ayunda. Hal tersebut dibenarkan oleh kuasa hukum eks asisten Nindy, Fahmi Bachmid.
"Dituntut 7 bulan," kata kuasa hukum Lia Karyati, Fahmi Bachmid saat dihubungi detikcom, Senin (4/4).
Tak hanya hukuman penjara, Lia juga dituntut ganti rugi uang sebesar Rp 30 juta. Terkait tuntutan jaksa, Lia disebut keberatan. "Sangat keberatan atas tuntutan itu," ungkap Fahmi Bachmid.
Hal itu lantaran Lia Karyati diketahui tengah mengandung. Bahkan usia kandungan Lia menginjak 8 bulan. Itu artinya, eks ART Nindy itu akan melahirkan dalam waktu dekat.
Askara mantan suami Nindy pun diketahui telah memaafkan Lia meski beredar rekaman CCTV sang mantan ART menganiaya anak-anaknya. Askara bahkan menjadi saksi di persidangan untuk meringankan vonis hukuman Lia.
"Kalau memang yang mulia memberikan sanksi mohon diberikan seringan-ringannya," kata Askara saat menjadi saksi di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (31/3). "Saya pribadi sudah memaafkan dan tak mempersalahkan lagi."
Seperti diberitakan sebelumnya, Lia diketahui melakukan kekerasan ke putri bungsu Nindy Ayunda pada Juni 2021. Saat itu, beredar rekaman CCTV saat Lia diduga menarik tangan dan memukul kepala Akifa.
Tak terima buah hatinya dianiaya, Nindy Ayunda langsung melaporkan Lia atas dugaan penganiayaan. Lia pun kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta.
Sementara itu Nindy Ayunda tegas memilih menutup pintu damai dengan Lia. Sekalipun Lia saat ini sedang hamil tua, Nindy tetap merasa bahwa Lia pantas menanggung hukuman dengan mendekam di penjara atas perbuatan tercelanya.
(wk/Sisi)