Tim Arkeolog Temukan Puluhan Guci Raksasa Misterius di India, Diduga untuk Ritual Ini
Dunia

Puluhan guci raksasa misterius ditemukan di India oleh tim arkeolog sejumlah universitas. Dari 65 guci yang berhasil diindentifikasi, para peneliti yakin mereka digunakan untuk sebuah ritual.

WowKeren - Para ilmuwan telah mengidentifikasi 65 guci batu pasir raksasa di Assam, India yang sebelumnya tak diketahui. Artefak misterius yang pembuatnya masih belum teridentifikasi itu diyakini para peneliti telah digunakan untuk ritual penguburan.

Dirinci dalam sebuah makalah di Journal of Asian Archaeology pada bulan Maret lalu, tim peneliti di Universitas North Eastern Hill dan Universitas Gauhati di India dan Universitas Nasional Australia menemukan serangkaian struktur batu pasir yang berkerumun di empat lokasi. Beberapa di antaranya sebagian dikuburkan sementara beberapa di antaranya terkubur sepenuhnya.

Tim menemukan mereka dalam perjalanan rutin untuk mensurvei tiga situs yang ada. Nicholas Skopal, Ph.D. mahasiswa di Australian National University dan penulis ketiga di atas paper tersebut, mengatakan dalam siaran pers yang diterbitkan oleh institusi tersebut .

“Awalnya, tim hanya masuk untuk mensurvei tiga lokasi besar yang belum disurvei secara formal. Ini adalah saat kami pertama kali mulai menemukan situs jar baru. Tim hanya mencari di area yang sangat terbatas sehingga kemungkinan akan ada lebih banyak lagi di luar sana, kami hanya belum tahu di mana mereka berada," kata Skopal, melansir Vice.

Survei mereka menangkap 742 guci secara total, tersebar di area seluas 300 kilometer persegi di Assam, catat para peneliti. Sebagian besar ditemukan dalam kondisi buruk, rusak akibat proyek pemotongan jalan, pertumbuhan hutan, dan pembakaran. Sementara ada juga yang dihias dengan batu, ukiran, dan ukiran sosok manusia laki-laki-perempuan, ada yang diperlihatkan berdiri sambil memegang senjata.


Guci tersebut mencerminkan serangkaian struktur serupa di Laos dan Indonesia yang oleh para sejarawan dikaitkan dengan ritual penguburan. Itulah teori utama Skopal dan timnya tentang seperti apa guci yang baru-baru ini ditemukan, tetapi tanpa penggalian lebih lanjut dan penanggalan langsung, teori ini tetap belum dikonfirmasi.

"Kami masih belum tahu siapa yang membuat guci raksasa atau di mana mereka tinggal. Ini semua sedikit misteri," katanya.

Skopal dan timnya yakin bahwa dengan lebih banyak pekerjaan survei, mereka akan menemukan lebih banyak. Menjadi sebuah langkah untuk melestarikan apa yang mereka yakini sebagai entitas budaya yang mengakar.

“Sulit untuk menentukan tujuan pasti dari batu berukir, meskipun bukti tidak langsung menunjukkan bahwa mereka terkait dengan ritual kamar mayat atau tujuan peringatan,” tulis surat kabar itu.

“Semakin lama kami menemukan mereka, semakin besar kemungkinan mereka akan dihancurkan, karena lebih banyak tanaman ditanam di daerah ini dan hutan ditebangi," pungkas Skopal.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait