Dalam sebuah unggahan pada Selasa (5/4) atau Rabu (6/5) pagi waktu Indonesia, Twitter mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan tombol edit sejak tahun 2021 lalu.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 06 April 2022 - 10:43 WIB
WowKeren - Twitter mengkonfirmasi bahwa pihaknya tengah menyiapkan tombol edit untuk cuitan penggunanya. Sebagai informasi, tidak adanya tombol edit cuitan memang sudah lama dikeluhkan oleh para pengguna Twitter.
Banyak pengguna yang memerlukan tombol edit untuk memperbaiki kesalahan ketik atau kesalahan yang memalukan. Selama ini, para pengguna banyak yang menyiasati tidak adanya tombol edit di Twitter dengan menghapus dan mengunggah ulang cuitan mereka.
Dalam sebuah unggahan pada Selasa (5/4) atau Rabu (6/5) pagi waktu Indonesia, Twitter mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan tombol edit sejak tahun 2021 lalu. Mereka akan menguji fitur baru ini dengan orang-orang terpilih yang mendaftar dalam Twitter Blue dalam beberapa bulan mendatang.
"Karena semua orang bertanya.. Ya, kami telah menggarap fitur edit sejak tahun lalu! Tidak, kami tidak mendapatkan idenya dari polling," cuit Twitter. "Kami memulai pengujian dalam @TwitterBlue Labs dalam beberapa bulan mendatang untuk mempelajari apa yang berhasil, apa yang tidak, dan apa yang mungkin."
Polling yang dimaksud adalah sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk di Twitter tentang tombol edit. Musk diketahui akan bergabung dengan dewan direksi Twitter usai ia menjadi pemegang saham individu terbesar platform media sosial itu.
Lebih lanjut, Twitter memberikan bocoran berupa gif yang menunjukkan cara kerja fitur edit baru tersebut. Dalam gif tersebut, tampak pilihan "Edit Tweet" di tombol opsi cuitan.
Sebelumnya, Twitter sempat mencuitkan "kami tengah menggarap tombol edit" tepat pada 1 April 2022. Karena bertepatan dengan momen April Mop, sebagian pengguna menduga cuitan tersebut hanya candaan dari Twitter.
Namun kini, Twitter menyatakan mereka tidak bercanda dan benar-benar tengah menyiapkan tombol edit untuk pengguna. "NB: kami tidak sedang bercanda," tulis Twitter sembari mengutip cuitannya pada 1 April lalu.
(wk/Bert)