Masih berduka atas kepergian sang suami, Christian Bradach pada Rabu (13/3), Baby Margaretta sampai berniat untuk melakukan ritual pemanggilan arwah demi bisa bertemu.
- Eny Kartini
- Rabu, 06 April 2022 - 12:12 WIB
WowKeren - Duka sampai saat ini masih menyelimuti hati Baby Margaretta. Pasalnya sang suami tercinta, Christian Bradach memgembuskan napas terakhirnya pada Minggu (13/3).
Kepergian Christian Bradach tersebut rupanya membuat Baby Margaretta benar-benar kehilangan. Sampai-sampai, Baby kepikiran untuk melakukan hal tak terduga. Pasalnya Baby Margaretta sempat berniat untuk melakukan ritual pemanggilan arwah. Hal itu rupanya dilakukan Baby agar bisa bertemu dengan suaminya itu.
Mulanya, Baby kedatangan seseorang dari pemakaman untuk membicarakan desain pusaran sang suami yang bakal dirombak setelah 100 hari. Pada kesempatan yang sama, ia rupanya menanyakan soal pemanggilan arwah.
"Aku iseng nanya sama dia, ‘Pak kalau misalkan saya nyambat boleh nggak? Dosa nggak?’. (Nyambat) Manggil arwah," ujar Baby Margaretha di channel YouTube Uya Kuya TV, Selasa (5/4).
Hal tersebut rupanya bukan tanpa alasan. Pasalnya selain bertemu, Baby Margaretta rupanya juga ingin meminta maaf pada Christian Bradach.
"Sempat kepikiran begitu karena pengin banget minta maaf sama almarhum. Kalau selama ini tuh aku banyak salah, banyak dosa lah," tutur Baby Margaretta.
Seseorang di pemakaman tersebut rupanya mengatakan ritual pemanggilan arwah boleh saja dilakukan. Akan tetapi, ia menyarankan agar Baby Margaretta untuk tak melakukan hal tersebut.
"Sebenernya kayanya boleh aja, cuma jangan lah katanya ngeberatin almarhum. Orang sudah tidur tenang jangan diganggu. Mending kata dia didoain, Insya Allah nanti datang ke mimpi, kata dia gitu," terang Baby Margaretta.
Namun sampai saat ini, Baby Margaretta masih kepikiran untuk melakukan ritual pemanggilan arwah. Beruntung hal tersebut urung dilakukan Baby lantaran tak ingin menyalahi hukum Islam.
"Ya saking penginnya ngobrol sama almarhum itu sampai pengin nyambat. Masih kepikiran, cuma takut dosa, takut musyrik," pungkas Baby Margaretta.
(wk/enyk)