Sutradara Jawab Kritikan Adegan Ranjang Ahn Hyo Seop dan Kim Sejeong di 'Business Proposal'
Marie Claire Korea
TV

Adegan ranjang Kang Tae Mu (Ahn Hyo Seop) dan Shin Ha Ri (Kim Sejeong) yang muncul pada episode ke-11. Adegan ini menuai kritikan karena tampak kaku dan terkesan dipaksakan tayang.

WowKeren - "Business Proposal" sudah tamat sejak 5 April lalu. Begitu tamat, sutradara Park Seon Ho menjalani wawancara dengan The Hollywood Reporter membahas kesuksesan global dari drama yang disiarkan oleh SBS dan Netflix ini.

Salah satu yang dibahas sutradara Park Seon Ho adalah tentang adegan ranjang Kang Tae Mu (Ahn Hyo Seop) dan Shin Ha Ri (Kim Sejeong) yang muncul pada episode ke-11 "Business Proposal". Adegan ini menuai kritikan karena aktor utama tampak kaku dan terkesan dipaksakan untuk tayang.

Sutradara Park Seon Ho berkata, "Kupikir beberapa orang berpikir itu acak karena Tae Mu dan Ha Ri berada dalam hubungan yang polos di mana mereka saling mendukung secara emosional. Tapi dari sudut pandang produksi, aku tidak ingin menjebak mereka dalam cinta platonis ini."

"Mereka berdua sudah dewasa, jadi tidak aneh kalau mereka melakukan hal-hal dewasa. Juga pada titik cerita ini, Tae Mu mati-matian mencari Ha Ri dan perasaan Ha Ri pun sama. Aku tahu adegan itu bukan untuk semua orang, jadi aku merasa rendah hati dan merenungkan bagaimana harus belajar lebih banyak," imbuh sutradara Park Seon Ho.


Sutradara "Business Proposal" selanjutnya membahas tentang prinsip atau aturan ketika berurusan dengan komposisi atau klise konvensional dalam drama romansa. "Ini adalah tugas yang sulit. Benar-benar tidak mudah untuk menjaga garis tipis antara menyegarkan dan konvensional," ungkap sutradara Park Seon Ho.

"Aku terus mempertanyakan diriku sendiri ketika berurusan dengan klise, apakah aku membuatnya terlalu mudah ditebak atau tidak. Aku masih belajar dan berkembang, tetapi aku banyak belajar tentang bagaimana dapat menyampaikan cerita dengan cara yang membuat hati pemirsa berdebar tetapi tidak terlihat jelas," lanjut sutradara.

Sutradara selanjutnya mengatakan, "Jadi baru-baru ini sebuah pemikiran datang kepadaku, 'Ayo jujur saja tentang ini' dan 'Apa yang kamu pahami bisa bekerja paling baik'. Jangan memaksakan perubahan atau menambahkan rasa buatan."

"Mari kita gambarkan adegan yang dapat diprediksi sebagaimana adanya, tetapi tambahkan perubahan dalam bingkai besar itu. Klise mendapatkan reputasi yang buruk, tetapi ketika digunakan dengan benar, mereka tidak boleh dibuang. Begitulah caraku membenarkan beberapa adegan. Tapi aku masih mencari jawabannya, meskipun bahkan tidak tahu apakah ada jawaban yang benar," pungkas sutradara.

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait