Ibunda Chris Rock, Rosalie perdana buka suara usai sang putra ditampar Will Smith di panggung Oscar 2022. Sebagai seorang ibu, Rosalie pun mengaku sakit hati.
- Sisilia Rizky Azalea
- Selasa, 26 April 2022 - 16:50 WIB
WowKeren - Insiden Will Smith menampar Chris Rock di ajang penghargaan Oscar 2022 sempat menjadi topik utama berita dunia hiburan Hollywood. Pasalnya, Will terang-terangan menampar Chris di hadapan rekan artis dan media.
Kini terungkap pendapat ibunda Chris, Rosalie usai sang putra di tampar Will di hadapan khalayak luas. Rosalie mengaku awalnya mengira insiden itu hanyalah bagian dari skrip Oscar 2022.
Rosalie kemudian menyadari jika Will benar marah usai melontarkan kalimat kasar pada Chris. Rosalie mengklaim tamparan Will pada Chris layaknya penghinaan pada keluarganya.
Rosalie sama terkejutnya dengan rekan artis yang berada di Oscar 2022. Menurut Rosalie, kemenangan Will sebagai Aktor Utama Terbaik sudah tak ada artinya lagi.
"Ketika dia menampar Chris, dia menampar kita semua. Dia benar-benar menamparku. Bahkan tidak ada yang mendengar pidatonya," kata Rosalie dalam wawancara bersama South Carolina's WIS News 10. "Tidak ada yang bisa berada di momen itu karena semua orang duduk di sana seperti, 'Apa yang baru saja terjadi?"
Rosalie menyebut Will tak pernah meminta maaf secara pribadi kepada Chris. Rosalie mengetahui bahwa Will menuliskan permintaan maaf melalui media sosial. Namun, ia sempat berharap Will menghubungi Chris langsung dan meminta maaf secara pribadi.
Rosalie menyayangkan Will tak melakukan hal tersebut. Karena itu, Rosalie sebagai ibu Chris Rock amat kecewa dengan sikap Will Smith.
"Saya merasa sangat sedih karena dia tidak pernah meminta maaf," ungkap Rosalie. "Maksud saya orang-orangnya menulis sebuah artikel melalui Instagram yang mengatakan, 'Saya minta maaf kepada Chris Rock,' tetapi Anda melihat sesuatu seperti itu bersifat pribadi, Anda menjangkau."
Sementara itu, Kenny Rock sama sakit hatinya dengan sang ibunda melihat Chris ditampar oleh Will Smith. Kenny mengaku sangat kesal setiap kali mengenang kejadian tersebut. Ia menyebut Will telah mempermalukan sang adik di depan jutaan orang.
"Itu membuatku kesal melihatnya berulang kali karena Anda telah melihat orang yang Anda cintai diserang. Setiap kali saya menonton videonya, itu terus berulang-ulang di kepala saya," kata Kenny kapada Los Angeles Times. "Saudaraku bukan ancaman baginya dan kamu tidak menghormatinya saat itu. Kamu hanya meremehkannya di depan jutaan orang yang menonton pertunjukan."
(wk/Sisi)