Ini Kata Ketua Pelaksana Formula E Soal Tak Adanya Logo Sponsor di Konferensi Pers
Instagram/fiaformulae
Nasional
Kontroversi Formula E

Pemasukan Formula E Jakarta disebut tidak hanya bergantung dari sponsor saja. Melainkan juga ada dari penjualan tiket yang mulai dibuka bulan Mei mendatang.

WowKeren - Panitia penyelenggara Formula E Jakarta telah menggelar konferensi pers di Jakarta International Velodrome pada Rabu (27/4). Namun dalam konferensi pers tersebut, tidak tampak satu pun logo sponsor untuk penyelenggaraan Formula E. Hanya ada logo Pemprov DKI Jakarta, Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan PT Jakarta Propertindo (JakPro).

Ketua Komite Pelaksana Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni, lantas buka suara soal tak adanya logo sponsor dalam konferensi pers tersebut. Menurutnya, sponsorship tidak bisa disebutkan karena banyak pihak sponsor yang tak mau langsung dipublikasikan.

"Enggak bisa gue ungkapin karena terkait sponsor tidak ada yang mau sponsor langsung dibuka," kata Sahroni dalam konferensi pers tersebut.

Sahroni memastikan ada sponsorship yang telah bergabung dan tidak menghitung keuntungan atau kerugian sebelum penyelenggaraan Formula E Jakarta berlangsung. Namun ia enggan membuka nilai sponsornya karena alasan bisnis.

"Ada sponsornya yanng masalah rugi atau untungnya nanti setelah pelaksanaan," tuturnya.


Lebih lanjut, Sahroni menjelaskan bahwa pemasukan Formula E Jakarta tidak hanya bergantung dari sponsor saja. Melainkan juga ada dari penjualan tiket yang mulai dibuka bulan Mei mendatang.

"Tiket masing-masing kita upayakan pokoknya bisa target berapa volume untuk penjualan konser festival, tapi minimal penonton dimaksimalkan sampai 60.000," terangnya.

Di sisi lain, ice Managing Director Organization Committee Jakarta E-Prix 2022 Gunung Kartiko telah menyatakan bahwa seluruh kawasan Ancol, Jakarta Utara, akan dijadikan lokasi menonton Formula E. Menurutnya, pemilik tiket Ancol Festival dapat menikmati seluruh wahana di Ancol mulai dari Dufan hingga Sea World.

Adapun tiket masuk Ancol Festival dibanderol dengan harga Rp 250 ribu. Pemegang tiket tersebut dapat menonton balap mobil listrik itu melalui layar LED.

"Ancol Festival ini bisa dinikmati seluruh masyarakat di mana dalam tiket ini semua wahana Ancol bisa dipakai," papar Gunung. "Kalau Ancol Festival berada di barat dan tidak bisa melihat trek secara langsung, tapi bisa lihat LED besar yang kami pasang di situ."

(wk/Bert)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait