Umumkan Diri Terpapar COVID-19, Bill Gates Ungkap Kondisi Terkini
AFP/Jeff Pachoud
Dunia
Pandemi Virus Corona

Miliarder pendiri Microsoft, Bill Gates mengumumkan bahwa dirinya positif terpapar COVID-19. Bill Gates juga turut memberi tahu soal kondisinya setelah terpapar COVID.

WowKeren - Virus Corona masih menyebar dan menjangkiti masyarakat di berbagai negara. Terbaru, Bill Gates mengumumkan dirinya saat ini terpapar COVID-19. Miliarder filantropis dan pendiri Microsoft itu mengatakan pada Selasa (10/5) bahwa dia dinyatakan positif COVID-19.

Bill Gates mengumumkan dirinya didiagnosa terpapar COVID-19 lewat salah satu cuitan terbaru di akun Twitter miliknya. Dalam cuitan itu, Bill Gates mengatakan bahwa dia untungnya mengalami gejala ringan dan akan diisolasi sesuai saran para ahli sampai dia pulih.

"Saya dinyatakan positif Covid-19. Saya mengalami gejala ringan dan mengikuti saran para ahli dengan mengisolasi diri sampai saya sehat kembali," cuit Bill Gates di Twitter Rabu (11/5).

Bill Gates mengaku beruntung mengalami gejala ringan berkat vaksinasi COVID-19 lengkap yang dijalani. Ditambah akses di fasilitas kesehatan yang mumpuni juga ia dapatkan untuk mengani COVID-19.



"Saya beruntung divaksinasi dan didorong dan memiliki akses ke pengujian dan perawatan medis yang hebat," tulisnya.

Dalam kesempatan yang sama, pria berusia 66 tahun itu mengatakan bahwa Yayasan Bill & Melinda Gates akan bertemu untuk pertama kalinya dalam dua tahun dan berterima kasih kepada para anggotanya atas kerja keras mereka. Pertemuan tersebut dilakukan terkait masalah penanganan pandemi COVID-19.

"Kami akan terus bekerja dengan mitra dan melakukan semua yang kami bisa untuk memastikan tidak ada dari kami yang harus berurusan dengan pandemi lagi," katanya.

Pengumuman Gates ini mengikuti penerbitan bukunya How to Prevent the Next Pandemic awal bulan ini. Si mana ia berpendapat bahwa COVID-19 bisa menjadi pandemi terakhir jika dunia mau melakukan investasi kunci yang diperlukan.

Bill Gates diketahui terlibat dalam upaya untuk membuat vaksin virus corona tersedia di seluruh dunia karena yayasannya adalah mitra pendiri GAVI, peserta dalam inisiatif COVAX Organisasi Kesehatan Dunia yang bertujuan untuk mempercepat pengembangan dan pengiriman vaksin ke negara-negara miskin. Menurut situs webnya, COVAX telah mengirimkan lebih dari 1,4 miliar dosis vaksin ke lebih dari 145 negara dan wilayah.

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts