Shanghai Klaim Sudah Capai Status 'Nol-COVID' Meski Jutaan Warga Masih Di-Lockdown
Dunia
Pandemi Virus Corona

Shanghai masih mencatat lebih dari 1.000 kasus infeksi baru pada hari Selasa (17/5). Namun status 'nol-COVID' berarti tidak ada satu kasus pun yang terdeteksi di luar area yang dikarantina.

WowKeren - Shanghai menyatakan telah mencapai status "nol-COVID" di semua distriknya pada Selasa (17/5) hari ini. Namun pernyataan tersebut justru memicu cemoohan di media sosial karena jutaan orang di kota terbesar Tiongkok itu masih di-lockdown.

"Semua 16 distrik di Shanghai telah mencapai nol-Covid di tingkat masyarakat," kata pejabat komisi kesehatan Shanghai Zhao Dandan kepada wartawan, Selasa.

Shanghai masih mencatat lebih dari 1.000 kasus infeksi baru pada hari Selasa. Namun status "nol-COVID" berarti tidak ada satu kasus pun yang terdeteksi di luar area yang dikarantina.

Wakil Wali Kota Chen Tong telah mengatakan pada Minggu (15/5) bahwa kota itu akan secara bertahap membuka kembali bisnis mulai minggu ini. Tong tidak mengungkapkan secara spesifik kapan bisnis akan kembali dibuka.



Meski demikian, jutaan orang di Shanghai masih tidak dapat meninggalkan kompleks perumahan mereka pada Selasa hari ini. Lebih dari 3,8 juta orang secara resmi masih berada di bawah lockdown paling ketat di kota itu. Media sosial lantas dipenuhi oleh komentar netizen yang menyoroti kesenjangan antara pernyataan resmi dan kenyataan hidup di bawah lockdown lama.

"Karena masyarakat sudah mencapai nol-COVID, mengapa orang-orang di distrik Songjiang masih hanya diizinkan keluar setiap dua hari sekali?" tulis salah seorang netizen di Weibo. "Apakah ini dunia paralel Shanghai?" tanya netizen lain.

Sebagai informasi, Tiongkok menerapkan lockdown di Shanghai yang berpenduduk 25 juta jiwa sejak awal April 2022 lalu. Pemerintah berupaya untuk menekan wabah yang didorong oleh Varian Omicron, namun justru memicu protes dan bentrokan antara penduduk dengan pihak otoritas.

Siaran video langsung yang ditunjukkan oleh media Tiongkok pada hari Selasa menunjukkan kerumunan orang berkumpul di Stasiun Kereta Api Hongqiao Shanghai ketika layanan kereta api meninggalkan kota itu dilanjutkan. Orang-orang hanya diizinkan meninggalkan Shanghai setelah mendapat izin dan menjalani beberapa tes COVID-19.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts