Menurut penghitungan akhir yang dirilis oleh parlemen, Ferdinand Marcos Jr memperoleh lebih dari 31,6 juta suara atau 58,8 persen dari total suara dan dinyatakan sebagai Presiden terpilih Filipina.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 25 Mei 2022 - 19:50 WIB
WowKeren - Parlemen Filipina menyatakan Ferdinand Marcos Jr sebagai Presiden terpilih pada Rabu (25/5) hari ini. Putra mantan diktator Ferdinand Marcos tersebut telah berhasil mendapat kemenangan telak dalam Pilpres pada 9 Mei 2022 lalu.
"Dengan ini saya menyatakan Ferdinand Bongbong Romualdez Marcos Jr sebagai presiden Republik Filipina yang terpilih," ujar Ketua DPR Lord Allan Velasco.
Menurut penghitungan akhir yang dirilis oleh parlemen, Marcos Jr memperoleh lebih dari 31,6 juta suara atau 58,8 persen dari total suara. Marcos Jr merupakan kandidat presiden pertama yang langsung memenangkan suara mayoritas sejak ayahnya digulingkan oleh pemberontakan rakyat pada tahun 1986 lalu.
Putri Presiden Rodrigo Duterte sekaligus pasangan Marcos Jr, Sara Duterte, juga dinyatakan sebagai pemenang pemilihan Wakil Presiden Filipina. Mereka akan dilantik pada 30 Juni 2022 mendatang.
Meski begitu, proklamasi Marcos Jr sebagai Presiden baru Filipina ini turut diwarnai oleh aksi protes. Polisi anti huru hara menggunakan meriam air dan perisai untuk mencegah beberapa ratus aktivis berbaris ke Kongres untuk menentang proklamasi pada hari ini. Sedikitnya 14 pengunjuk rasa dilaporkan terluka.
Pekan lalu, aktivis HAM telah mengajukan petisi ke Mahkamah Agung terhadap kelayakan Marcos Jr sebagai presiden dengan alasan riwayat hukuman pajaknya. Mereka meminta pengadilan untuk memblokir proklamasinya namun tidak ada perintah yang dikeluarkan terkait permintaan tersebut. Gugatan itu sebelumnya juga telah ditolak oleh Komisi Pemilihan Umum.
Di sisi lain, para pendukung Marcos Jr mengibarkan bendera Filipina di markas kampanyenya. Mereka mengibarkan tanda kemenangan dan memegang pita ucapan selamat untuk Marcos Jr dan Sara Duterte.
"Kami sangat berterima kasih atas kesempatan kedua," ujar Senator Imee Marcos yang merupakan saudari Marcos Jr. "Keluarga kami telah melalui banyak hal."
Diketahui, pasangan Marcos Jr dan Sara Duterte menghindari isu-isu kontroversial selama kampanye dan lebih fokus pada seruan untuk persatuan nasional. Padahal, era kepemimpinan ayah mereka dinilai telah membuka beberapa divisi yang paling bergejolak dalam sejarah negara itu. Namun Marcos Jr meminta untuk dinilai "bukan oleh nenek moyang saya, tetapi oleh tindakan saya".
(wk/Bert)