Kecelakaan itu terjadi di Uttarkashi, sekitar 100 mil (160 kilometer) dari ibu kota negara bagian Dehradun, dan ruang kontrol lokal mengonfirmasi 22 orang meninggal dunia.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 06 Juni 2022 - 10:12 WIB
WowKeren - Sebuah insiden bus masuk jurang terjadi di daerah pegunungan di India Utara pada Minggu (5/6). Polisi mengatakan jika sedikitnya 22 orang tewas akibat insiden nahas itu, dan tujuh lainnya mengalami luka parah. Ditambah lagi, masih ada satu orang yang hilang.
Bus tersebut sedianya akan membawa penumpang ke Yamunotri yang merupakan situs ziarah Hindu terpencil di negara bagian Uttarakhand, Himalaya, ketika bus itu keluar jalur pada malam hari. Namun, bus yang membawa 30 orang termasuk sopir itu keluar jalur pada malam hari.
Kecelakaan itu terjadi di Uttarkashi, sekitar 100 mil (160 kilometer) dari ibu kota negara bagian Dehradun, dan ruang kontrol lokal mengonfirmasi 22 kematian. Inspektur polisi distrik Arpan Yaduvanshi mengatakan kepada AFP, "Orang-orang yang terluka telah dilarikan ke fasilitas medis terdekat."
Petugas penyelamat saat ini masih mencari penumpang yang hilang dan Yaduvanshi mengatakan bahwa jumlah korban tewas bisa bertambah. Menteri Dalam Negeri India Amit Shah mengatakan bahwa dia telah menghubungi pihak berwenang setempat tentang pekerjaan bantuan yang sedang dilakukan untuk menangani insiden itu.
Seorang pejabat kepolisian mengatakan jika insiden itu terjadi di distrik Uttarkashi. "Insiden itu terjadi di dekat Damta di distrik Uttarkashi. Bus itu sedang dalam perjalanan ke Yamunotri dengan 29 penumpang di dalamnya dari distrik Panna di Madhya Pradesh," tambah pejabat itu.
Sebagaimana diketahui, Uttarakhand memang wilayah yang indah dan memiliki beberapa situs Hindu tersuci dan menerima jutaan peziarah setiap tahunnya. Namun, akses jalan di Himalaya tidak terpelihara dengan baik dan terkenal membahayakan. Menurut data pemerintah, sekitar 150.000 orang tewas setiap tahun dalam kecelakaan lalu lintas di India.
Adapun faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian adalah kecepatan yang berlebihan ditambah dengan orang-orang yang tidak menggunakan sabuk pengaman atau memakai helm pengaman.
(wk/zodi)