Jokowi Minta Kemlu Maksimal Bantu Kepulangan Jenazah Eril Dari Swiss, Rencana Dimakamkan di Bandung
BPMI Setpres
Nasional

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jabar Wahyu Mijaya menyampaikan bahwa jenazah Eril rencananya akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.

WowKeren - Jenazah putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, telah berhasil ditemukan. Eril yang hilang saat berenang di Sungai Aare, Bern Swiss, telah ditemukan di Bendungan Engehalde dalam kondisi tak bernyawa.

Presiden Joko Widodo turut bersyukur karena Eril akhirnya berhasil ditemukan. Sang Presiden lantas memerintahkan Kementerian Luar Negeri untuk membantu kepulangan jenazah Eril semaksimal mungkin.

"Dua hari lalu saya sudah berkomunikasi dengan Pak Ridwan Kamil untuk menyampaikan duka cita yang mendalam. Tetapi Alhamdulillah (jenazah Eril) sudah ditemukan," tutur Jokowi di Bogor, Jumat (10/6).

Jokowi berharap agar pemulangan jenazah Eril dapat segera terlaksana dengan lancar. "Saya sudah perintahkan kepada Kemenlu, kepada Dubes, untuk secara maksimal membantu kepulangan jenazah dari Swiss ke Indonesia," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Di sisi lain, jenazah Eril rencananya akan dimakamkan di Bandung, Jawa Barat. Tepatnya di pemakaman keluarga di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.


"Rencananya dimakamkan di pemakaman keluarga di daerah Cimaung, Bandung," ungkap Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jabar Wahyu Mijaya kepada awak media.

Menurut Wahyu, jenazah Eril dijadwalkan tiba di Bandung pada Minggu (12/6) mendatang. Adapun penyemayaman jenazah Eril disebutnya masih bersifat situasional.

"Minggu di sini (tiba di Bandung). Kami belum bisa memastikan, disemayamkan dulu di sini atau ke pemakaman langsung. Ini melihat waktu tiba dulu, memungkinkan atau tidak," jelasnya.

Lebih lanjut, pihak keluarga disebut tidak melarang keluarga untuk menghadiri pemakaman Eril. Meski demikian, Wahyu mengingatkan bahwa lokasi pemakaman tidak akan mencukupi jika warga hadir dalam jumlah besar.

"Lingkungan di sana kapasitasnya tidak mencukupi jumlah besar. Ada pengaturan di sana, mohon maaf dari awal. Ini bertujuan agar keluarga nyaman. Masyarakat nyaman, dan semua yang hadir nyaman," pungkasnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait