8 Pelajar yang Adang Truk di Jalan Tol Demi Konten Ditangkap Polisi
Pixabay/Schwoaze
Nasional
Tren Remaja Hadang Truk

Polisi Jalan Raya Tol Tangerang-Merak berhasil menangkap para pelajar pengadang truk di jalan demi konten medsos. Kasus tren adang truk itu pun kini sedang diproses.

WowKeren - Usia remaja jadi salah satu masa yang kritis dalam pencarian jadi diri seorang anak. Tak jarang, aksi ekstrim dan berbahaya dilakukan sebagai ajang pembuktian diri. Seperti tren adang truk di jalan raya yang ramai dilakukan remaja Indonesia.

Aksi remaja mengadang truk di jalan raya belakangan marak menjadi tren untuk membuat konten media sosial. Bahkan aksi berbahaya dan meresahkan itu juga sudah memakan korban jiwa.

Terbaru, Polisi Jalan Raya Tol Tangerang-Merak berhasil menangkap delapan pelajar pengadang truk di tol Tangerang-Merak yang videonya viral di media sosial. Mereka adalah TBM, 13 tahun, R 15 tahun dan S, 14 tahun, Sh 14 tahun, KA 15 tahun, SS 14 tahun, Iq 17 tahun, dan D 16 tahun.

"Mereka semua pelajar dan spesialis pembuat konten mengadang truk di jalan raya," ujar Kepala Induk PJR Tol Tangerang-Merak Komisaris Wiratno pada Jumat (17/6) melansir Tempo.com.

Seperti diketahui, sebuah video yang viral memperlihatkan tiga remaja berjaket putih garis merah mengadang truk kontainer saat sedang melaju di jalan tol. Akibat aksi nekat yang sempat viral itu, satu remaja harus meregang nyawa usai terlindas truk.


Penangkapan kelompok remaja yang kerap melakukan tindakan berbahaya mengadang kendaraan besar ini dilakukan setelah petugas gabungan PJR Korlantas Polri, Satgas Mandala, Patroli Astra Infra Road Toll melakukan investigasi. Para remaja tersebut ditangkap saat hendak melakukan aksi berbahaya itu lagi.

"Mereka ditangkap saat akan melakukan aksi pengadangan truk kembali di tol Tangerang-Merak di KM 67.400, pukul 16.00," kata Wiratna.

Sebelum penangkapan, diam-diam, petugas sudah berada di lokasi untuk menangkap basah tiga remaja. Mereka yaitu TBM, 13 tahun, R 15 tahun dan S, 14 tahun. Ketiga pelajar ini sedang melakukan pengadangan truk.

Berdasarkan ciri dan pakaian seragam yang dikenakan, para remaja ini identik dengan gambar video yang viral. "Pelaku penyetopan yang di tol identik dan serupa dengan kelompok yang di arteri," ucapnya.

Para pelajar ini juga pelaku membuat video di jalan tol dengan memberhentikan kendaraan yang sedang berjalan di jalan tol Tangerang-Merak KM 67.400 A di bawah jembatan pada Senin (13/6).

"Mereka memberhentikan kendaraan yang sedang berjalan dengan paksa baik di lajur 1 dan 2 mengakibatkan kendaraan mengerem mendadak. Kasus ini telah kami limpahkan ke Polsek Walantaka Serang untuk diproses selanjutnya," pungkasnya.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts