Kemenkes Pastikan Kasus Suspek di Singkawang Bukan Cacar Monyet, Tapi Terinfeksi Ini
pixabay/ilustrasi
Nasional
Wabah Cacar Monyet

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Singkawang melaporkan satu kasus yang diduga merupakan cacar monyet alias monkeypox. Namun kini Kemenkes telah memastikan kasus tersebut bukan cacar monyet.

WowKeren - Satu kasus diduga cacar monyet alias monkeypox sebelumnya dilaporkan ditemukan di Singkawang, Kalimantan Barat. Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr Hary Agung TJ mengatakan bahwa suspek cacar monyet itu telah dirawat di RSUD Soedarso Pontianak sejak 14 Juni 2022.

Namun kini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan bahwa warga suspek di Singkawang itu tidak terjangkit cacar monyet, melainkan terinfeksi Varicella alias cacar air. "Bukan cacar monyet ya, tapi Varicella. Diagnosa akhir dari dokter RS Sudarso adalah Varicella," ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu kepada CNNIndonesia.com, Jumat (17/6).

Maxi kemudian membeberkan laporan kronologi yang diterimanya. Pada 9 Juni lalu, ia mendapatkan laporan ada pasien yang mendapat ruam kecil berair di dada bagian kiri.

Kemudian, besok harinya, pasien tersebut saat bangun tidur mendapati ruam kecil berair itu semakin banyak. Pada 11 Juni, pasien berobat ke Pustu Setapuk Kecil dan disarankan oleh dokter untuk berobat ke UPT Puskesmas Singkawang Singkawang Utara I apabila benjolan kecil berair itu semakin banyak.



Setelah itu, kata Maxi, pada 13 Juni, pasien kemudian dibawa oleh orangtuanya untuk dirujuk ke spesialis Penyakit Kulit di RS Vincent. Setelah dari RS Vincent, pasien diberi obat Acyclovir 5x400 mg, Paracetamol jika demam, dan Cetirizine 1x1 tab, dan pasien pun dirujuk ke RS Soedarso Pontianak untuk mendapat pengobatan lebih lanjut.

Menurut laporan yang diterimanya, Maxi mengungkapkan bahwa pasien mengaku tidak pernah terjangkit cacar sebelumnya dan tidak pernah mendapatkan vaksin cacar. Selain itu, pasien juga tercatat tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar kota ataupun keluarga atau teman baik dari luar kota maupun luar negeri.

"Tanggal 17 Juni 2022, kondisi saat ini ruamnya sudah mengering dan didiagnosa dokter yang merawat adalah Varicella, jadi tidak ada pengambilan sampel karena didiagnosa Varicella," jelas Maxi.

Sebagaimana diketahui, Dinas Kesehatan Singkawang sebelumnya menemukan satu kasus warga yang diduga terinfeksi cacar monyet. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang P2 Dinkes dan KB Singkawang, Mursalin.

(wk/tiar)


You can share this post!


Related Posts