Kasus Bullying Kim Garam Kurang Bijak, Dibandingkan Dengan Cara Agensi Tangani Yang Dong Hwa
Instagram/atbo_official
Selebriti
Dugaan Bullying Kim Garam LE SSERAFIM

HYBE dan Source Music yang menjadi tempat Kim Garam LE SSERAFIM bernaung kembali dibandingkan dengan agensi lain yang secara popularitas lebih rendah di bawah perusahaan tersebut.

WowKeren - Sebelum menjadi seorang idola, tidak terlibat dari skandal apa pun merupakan poin penting sebuah grup. Namun, tampaknya HYBE tetap bersikeras untuk mendebutkan Kim Garam dengan LE SSERAFIM meski begitu banyak kecaman yang menyeret girl grup baru tersebut.

Industri K-pop baru-baru ini menghadapi kontroversi kekerasan di sekolah, seperti Kim Garam LE SSERAFIM dan Yang Dong Hwa anggota boy grup segera debut ATOB. Menyusul langkah HYBE selaku agensi dari Kim Garam dan IST Entertainment yang akan mendebutkan ATOB, outlet media Korea membahas perbedaan antara tanggapan agensi terhadap masalah tersebut.

Akhir-akhir ini, semakin banyak idola yang terlibat dalam kontroversi kekerasan di sekolah. Karena itu, penggemar K-pop menunjukkan minat pada kehidupan sekolah dan sejarah para idola, bahkan sebelum debut resmi mereka. Tahun 2022 ini, ada dua kasus isu kekerasan di sekolah yang paling menyita perhatian. Salah satunya adalah boy grup ATBO yang akan datang dari IST Entertainment. Para anggota dipilih melalui program survival "THE ORIGIN - A, B, Or What?," yang dirilis di saluran Kakao TV-MBN.

Pada 7 Mei, sudah diputuskan bahwa Yang Dong Hwa akan bergabung dengan debut ATBO di paruh kedua tahun ini. Namun, tuduhan bullying yang menyeret nama Yang Dong Hwa membuat dirinya akhirnya mengakui kesalahannya dan menerima konsekuensi untuk mengundurkan diri sebagai anggota dari ATBO.

Sebelum Yang Dong Hwa menjadi topik hangat karena masa lalunya, Kim Garam menjadi topik hangat terlebih dahulu karena kecurigaan kekerasan di sekolah. Menurut spekulasi, Kim Garam melecehkan salah satu teman sekelasnya di sekolah menengah.


Yang memperburuk situasi adalah ketika korban merilis "Pemberitahuan Hasil Komite Penanggulangan Kekerasan Sekolah" untuk membuktikan tuduhan mereka. Bahkan rumor tersebut semakin menguat di kala LE SSERAFIM memulai debutnya.

Atas hal ini, outlet media Korea Sports World membahas perbedaan antara bagaimana HYBE dan IST Entertainment menangani kontroversi artis mereka. Dimulai dengan IST Entertainment, outlet tersebut menekankan bagaimana mereka terus memeriksa fakta tentang tuduhan tersebut sebelum membuat keputusan.

Secara khusus, ATBO seharusnya memulai persiapan debutnya pada bulan Mei tepat setelah pengumuman lineup final. Namun karena masalah tersebut, debut mereka ditunda hingga 13 Juni. Di sisi lain, ketika kontroversi Kim Garam pecah bahkan sebelum debut, HYBE x Source Music mendorong debut grup mempertahankan Kim Garam tetap masuk ke dalam line up.

Setelah tuduhan diajukan, perusahaan bersikeras untuk mengajukan tindakan hukum terhadap rumor tersebut dan mengklaim bahwa ini adalah "fakta yang tidak berdasar" meskipun ada "bukti". Ketika kasusnya memburuk, HYBE memutuskan untuk membuat Kim Garam hiatus sementara 18 hari setelah debutnya.

Tetapi pada tanggal 21 Juni, terungkap bahwa pendatang baru tersebut akan bergabung dengan grup sekali lagi untuk kegiatan Jepang mereka. Membandingkan keduanya, IST Entertainment mengakui kesalahan Yang Dong Hwa setelah memeriksa fakta dan mengizinkannya untuk meminta maaf kepada para korbannya. Agensi juga membuktikan untuk mendukungnya dalam upaya masa depannya setelah memperbaiki kesalahannya.

Sementara itu, HYBE membiarkan Kim Garam bergabung dengan LE SSERAFIM, yang mempengaruhi citra grup. Outlet media menyatakan bahwa bertentangan dengan HYBE, IST Entertainment meninggalkan kesan yang baik di industri musik.

(wk/taki)

You can share this post!

Related Posts