Jokowi Beli Sapi Rp 100 Juta dari Warga Bromo untuk Idul Adha, Berbobot 1,1 Ton-Kerap Juarai Kontes
presidenri.go.id
Nasional
Idul Adha 2022

Jokowi membeli sapi berbobot 1,1 ton tersebut dari warga lereng Bromo, Jawa Timur, untuk disumbangkan. Sapi jenis simental tersebut merupakan milik warga Dusun Krajan, Desa Ngadas, Kabupaten Probolinggo bernama Mulyono.

WowKeren - Presiden Joko Widodo telah membeli seekor sapi kurban jelang perayaan Idul Adha. Jokowi membeli sapi berbobot 1,1 ton tersebut dari warga lereng Bromo, Jawa Timur, untuk disumbangkan.

Sapi jenis simental tersebut merupakan milik warga Dusun Krajan, Desa Ngadas, Kabupaten Probolinggo bernama Mulyono. Ia membeli sapi bernama Slamet tersebut saat masih berusia enam bulan dengan harga Rp 15.600.000. Mulyono mengaku telah didatangi staf khusus presiden untuk membeli sapinya yang kini berusia 2,5 tahun itu.

"Kemarin itu ada staf khusus presiden yang kesini, itu udah menentukan dan ternyata jadi di deal (dibeli sapinya). Sapi ini jenis simental, untuk beratnya 1,1 ton," papar Mulyono dilansir Kompas TV, Sabtu (2/7).

Sapi yang dibeli Jokowi seharga Rp 100 juta itu diketahui sudah pernah dua kali menjadi juara kontes. Salah satunya adalah juara 1 dalam kontes di Kabupaten Jember.


Slamet sudah pernah ditawar orang usai menjuarai kontes, namun Mulyono tak pernah melepas. Ketika orang nomor satu di Indonesia hendak membeli Slamet, Mulyono akhirnya rela melepas sapi tersebut. Rencananya, sapi tersebut akan dikirim ke Masjid Al Akbar, Surabaya, pada 8 Juli 2022 mendatang.

"Merasa kehilangan, namun bagaimana lagi, sukanya dibeli orang nomor satu di Indonesia," tutur Mulyono kepada detikJatim.

Sementara itu, Wahyu Kurniawan selaku perawat Slamet turut merasa kehilangan sapi yang selama ini dirawatnya tersebut. Wahyu pun mengungkapkan kesulitan yang dialami dalam merawat sapi pembelian Jokowi tersebut.

"Kesulitan merawat sapi yang dibeli Presiden Joko Widodo ini, hanya air untuk memandikan, karena di lereng Bromo air sulit. Kalau hujan kita tadah dan simpan untuk kebutuhan mandi, untuk makanan ya pakai rumput, namun kita sela dengan makanan seperti konsentrat dan rumput lainnya," paparnya.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts