Medina Zein Bakal Dijemput Paksa Penyidik Atas Kasus Pengancaman, Keberadaannya Malah Tak Diketahui
Instagram/medinazein
Selebriti
Kontroversi Medina Zein

Medina Zein berkemungkinan akan dijemput paksa peyidik atas kasus pengancaman yang dilaporkan oleh Uci Flowdea. Namun keberadaan Medina saat ini justru belum diketahui.

WowKeren - Medina Zein kabarnya akan segera dijemput paksa oleh penyidik atas kasus pengancaman yang dilaporkan oleh Uci Flowdea. Pasalnya berkas kasus yang dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, dinyatakan P21.

"Perkembangan kasus laporan polisi yang dibuat klien saya Uci Flowdea dan ternyata per tanggal 5 Juli kemarin sudah dinyatakan P21 oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta," ujar Ahmad Ramzy di Polda Metro Jaya, Rabu (6/7).

"Penyidik juga telah memanggil secara patut tersangka Medina Zein. Rencananya penyidik akan melakukan pemanggilan untuk besok hari," kata Ahmad. Penjemputan paksa terhadap Medina tersebut kemungkinan akan dijemput paksa mengingat istri Lukman Azhari itu terus mangkir dari panggilan polisi.

"Saya menyampaikan kepada teman-teman media, bahwa tadi hasil koordinasi penyidik, rencana akan berupaya untuk menjemput paksa terhadap tersangka MZ alias Medina Zein," terangnya.


Tak hanya terhadap kasus yang dilaporkan Uci Flowdea, Medina juga kerap mangkir terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Marissya Icha. "Sampai saat ini terhadap kasus saya yang lama ini, juga kasus Marissya Icha, (Medina) sudah dua kali dipanggil selalu mangkir dengan alasan yang juga tidak jelas," tuturnya.

Sayangnya hingga kini keberadaan Medina masih dipertanyakan. "Ya kita lihat penyidik dengan surat perintah pembawanya sekarang katanya tim sedang melakukan pencarian karena MZ sejauh ini belum diketahui keberadaannya ya," kata Ramzy.

Oleh karenanya, pihak Uci Flowdea pun berharap agar Medina segera ditemukan sehingga kasusnya lekas disidangkan. "Mudah-mudahan bisa secepatnya bisa dijemput paksa untuk dihadapkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk bisa disidangkan di pengadilan," pungkasnya.

Seperti diketahui, Uci Flowdea sebelumnya melaporkan Medina atas dugaan penjualan tas palsu di Polrestabes Surabaya. Kemudian Medina, lewat media sosial disebut melakukan pengancaman akan mengebom tempat Crazy Rich Surabaya tersebut.

Uci akhirnya kembali melaporkan Medina atas kasus pengancaman. Dan Medina telah ditetapkan sebagai tersangka sejak tanggal 15 Maret lalu.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts