Pengakuan Putra Siregar Depresi Soal Kasus Pengeroyokan, Akui Sudah Berpelukan Dengan Si Pelapor
Instagram/putrasiregarr17
Selebriti
Putra Siregar Jadi Tersangka Pengeroyokan

Putra Siregar dituntut 10 bulan penjara atas kasus pengeroyokan pada Nur Alamsyah. Ia mengaku sudah minta maaf dengan Nur Alamsyah dengan berjabat tangan serta berpelukan.

WowKeren - Putra Siregar dituntut 10 bulan penjara atas kasus pengeroyokan pada Nur Alamsyah. Dalam sidang yang digelar pada Kamis (28/7) kemarin dengan agenda pembacaan tuntutan JPU, Putra Siregar sempat menceritakan bagaimana reaksi masyarakat usai dirinya terseret kasus pengeroyokan. Ia mengatakan bahwa tidak terkira pediknya mendapat hukuman yang dijalaninya saat ini.

"Bagaimana media mulai dari perlakuan yang mencemooh harkat martabat saya seolah-olah saya telah berbuat sesuatu yang tidak bermoral," kata Putra Siregar usai putusan tuntutan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (28/7) seperti dilansir dari Kompas.

Putra Siregar merasa tak ada satupun orang yang pantas merasakan apapun yang dirasakannya saat ini. Ia mengatakan semua orang seakan dipaksa untuk mengetahui kasus pemukulan yang bahkan korbannya tidak hadir di persidangan.

"Siapa pun anak bangsa negeri ini tidak pantas merasakan apa yang saya rasakan, pembunuhan karakter kepada diri saya," ujar Putra Siregar. "Dan keluarga saya bergulir begitu liar akibat fitnah yang jauh dari fakta dari materi persidangan."

Putra Siregar bahkan mengaku pemberitaan tentang dirinya cukup membuat frustasi dan depresi. Namun beruntung, Putra Siregar masih punya iman yang kuat untuk tetap optimis.

"Tapi Alhamdulillah kalimat pedoman ayat-ayat suci Al Quran telah membimbing menguatkan jiwa saya bahwa segala hal tidak lah penting di mata manusia, dunia hanya sementara akhirat selamanya," imbuh Putra Siregar.


Sementara itu Putra Siregar pun telah menyadari kesalahan yang telah diperbuatnya. Ia pun menyampaikan penyesalan mendalam, seperti yang diungkap dalam nota pembelaannya.

"Majelis Hakim Yang Mulia dan Jaksa Penuntut Umum yang saya hormati, saya Putra Siregar saya menyampaikan rasa penyesalan yang sangat mendalam telah pergi ke tempat kejadian dan waktu yang salah," kata Putra Siregar.

Walau telah minta maaf pada korban, Putra Siregar kembali menyampaikan permohonan maafnya atas kegaduhan yang telah diperbuat. Ia bahkan mengaku sudah berjabat tangan dan berpelukan dengan sang korban sebagai tanda permintaan maafnya yang mendalam.

"Dalam perkara ini saya langsung memintaa maaf kepada Muhammad Nur Alamsyah, kami telah berjabat tangan dan berpelukan insya Allah tidak ada catatan dosa lagi di antara kami satu sama lain," ujar Putra Siregar.

Biarpun sudah berdamai, Putra Siregar menyadari ada tanggung jawab hukum yang harus dijalaninya. Ia pun mengaku ikhlas menerima semua itu sebagai takdir Tuhan.

"Tapi saya mohon Majelis Hakim Yang Mulia sekiranya hukuman saya bisa diringankan karena saya ingin lebih bermanfaat untuk masyarakat," tutur Putra Siregar.

(wk/tria)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait