Ditanya Denny Sumargo, Alasan Baim Wong Daftarkan Citayam Fashion Week Ternyata Mulia?
Instagram/baimwong
Selebriti
Citayam Fashion Week

Baim Wong menjelaskan pada Denny Sumargo soal keinginannya mewadahi anak-anak Citayam Fashion Week agar event fashion itu tak sekedar musiman. Ia sedih karena niat baiknya disalahartikan oleh publik.

WowKeren - Denny Sumargo mengundang Baim Wong untuk hadir sebagai tamu podcastnya. Denny awalnya menanyai Baim terkait motivasinya mendaftarkan HAKI Citayam Fashion Week.

Baim sedih karena niatannya menaungi Citayam Fashion Week malah disalahartikan. Kerap dituding mengejar cuan, Baim justru memikirkan soal nasib Bonge cs jika tak ada pihak yang mewadahi event tersebut. Ia sebenarnya ingin agar Bonge cs bisa berkembang.

"Sedih bro, gila ya. Jauh sekali ya niatan kita dengan apa yang di pikiran orang. Ini satu movement, jangan diam aja, naungi kalau gak akan jadi musiman, cuma itu inti dari semuanya," kata Baim. "Ada yang bilang udah lepasin aja secara organik. Bagaimana bisa? Anak-anak 17 tahun ke bawah, mereka tidak mau sekolah, mereka tidak pulang, mereka tidak bilang orangtua, mereka 12 jam nongkrong di sana, terus kalau seorganik itu gimana kita bisa menjadikan mereka wadah yang benar. Harus ada orang yang memprogrami mereka."


Berangkat dari pemikiran mulia itu, Baim mengajak Bonge ketemuan. Ia sempat menanyai Bonge soal siapa yang memiliki HAKI Citayam Fashion Week. Karena tak ada yang memiliki, Baim akhirnya berniat mendaftarkan.

"Gue gak bisa pakai nama mereka semua [Bonge cs] karena di bawah umur semua bro. Mungkin salahnya gue mendaftarkan pakai PT, harusnya yayasan karena tidak profit, karena gua gak ngerti, sesimple gue mau bikin acara, gue gak mau diissue orang karena HAKInya ada yang punya," ujar Baim pada Denny. "Gua mau bikin event, cara atrack orang adalah hadiah."

"Orang mikir gini kalau lo mau bikin event boleh gak sih gak usah sampe akhirnya dipatenin jadi HAKI-HAKIan?" tanya Denny. "Kalau misalkan HAKI nya ada milik orang pasti gue akan minta ijin, inikan awalnya cuma seperti itu," kata Baim. "Yang jadi pertanyaan kenapa lu daftarin?" seru Denny. "Itu salahnya, tapi harusnya memang (dipatenkan). Dalam arti harus tuh, ini nggak ada yang punya, kita aja yang punya. Dan gue nanya lho sama orang, dan orang itu nggak cuma satu, dan orang itu juga orang yang gue sangat hormati, ya, gue sangat hargai dan gue tidak bisa bilang siapa. Gue menanyakan halnya," kata Baim.

Denny lantas menyinggung motif bisnis dibalik alasan Baim tetap mendaftarkan HAKI memakai nama PT. Baim tak memungkiri kalau ia bakal rugi biaya jika tak mematenkan HAKI CFW.

"Istilahnya melayang. Ada satu hal yang gue korbanin yaitu biaya. Ketika biaya itu ada di satu program, satu organisasi, dan organisasi melayang, kalo kita bicara secara profesional ya, itu yang akan rugi sebenarnya kita. Ketika orang ngambil, kita gedein dia," terang ayah dua anak ini. "Lo mikirin masa depan mereka, tapi permasalahannya lo kan gak ada disitu dari awal, yang orang tahu yang viral yang ditanya-tanya itu. Tiba-tiba lo datang, jebret, gua HAKI-in, IP gua ambil. Ini yang sulit diterima," kata Denny.

Baim pun akhirnya pasrah jika niatnya tak bisa diterima orang. Yang jelas, ia sejak awal cuma ingin membantu anak-anak Citayam sesuai aturan.

(wk/riaw)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait