Ressa Herlambang membeberkan hal tak terduga terkait kepergian sang ibunda tercinta untuk selama-lamanya. Ia juga mengaku hampir saja tidak bisa melihat ibundanya untuk yang terakhir kali.
- Marina Larasati
- Rabu, 31 Agustus 2022 - 14:45 WIB
WowKeren - Ressa Herlambang tak berada di sisi sang ibunda saat amlarhumah dalam kondisi kritis. Hal itui dikarenakan Ressa sedang berada di luar kota untuk suatu pekerjaan.
"Semua keluarga sudah kumpul. Saya cari tiket dari Batam itu nggak dapat karena papa sama adik saya sudah kirim video mama keadaan sudah sangat kritis. Pagi saya nggak dapat pt tiket, siang nggak dapat tiket, (sampai akhirnya) saya dapat tiket sore," beber Ressa Herlambang saat ditemui WowKeren di TPU Kober, Jakarta Timur, Rabu (31/8).
Ressa sangat takut apabila dirinya terlambat dan tidak punya kesempatan bertemu sang ibu untuk terakhir kalinya. Sampai-sampai Ressa sempat demam dalam perjalanan menuju ke rumah, karena saking stresnya. Beryukur Tuhan masih memberikannya kesempatan terakhir untuk bertemu sang ibu.
"Akhirnya saya sampai di rumah, di gerbang adik saya kirim video lagi, 'Mas dimana, segera pulang mama sudah seperti ini'. Itu saya baru masuk gerbang langsung turun akhirnya, Alhamdulillah kami ikut mendampingi beliau," imbuhnya.
Namun, ada sebuah kebetulan yang menurut Ressa Herlambang sangat tidak biasa terjadi. Saat pertama kali menyadarinya, Ressa sendiri sempat dibuat terkejut.
"Sampai akhirnya mama meninggal pada selasa malam, 20.22. Jadi itu lucu ya, mama lahir (tahun) 61 meninggal di umur 61, tahun 2022 meninggal pukul 20.22," terang Ressa Herlambang.
Tak dipungkiri Ressa jika kepergian ibunya sama artinya dengan ia yang kehilangan seluruh support dalam berkarier. Mengingat ibundanya adalah orang yang sangat peduli dengan orang lain, apalagi anak-anaknya sendiri.
"Beliau memang orang yang paling repot kalau Lebaran. Kalau ada yang ultah selalu inget, kalau ada yang sakit dia inget, hidupnya dia emang buat orang," pungkasnya. "Terus kalau mau ada acara apa-apa tanggalnya harus bagus ini itu. Jadi memang detail sekali. Mudah-mudahan ditempatkan di sisi terbaik."
Diketahui, ibunda Ressa Herlambang meninggal karena sakit kanker serviks. Kanker yang sudah diderita selama tiga tahun itu pada akhirnya menyebar ke beberapa organ penting lain seperti paru-paru, lambung dan ginjal.
(wk/lara)