Susi Pudjiastuti Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Korupsi Garam Impor, Ungkap Harapan Ini
Instagram/susipudjiastuti115
Nasional

Mantan Menteri KKP, Susi Pudjiastuti penuhi panggilan pemeriksaan yang dilayangkan Kejaksaan Agung terkait kasus korupsi garam impor. Susi juga berharap perusak harga garam petani ikut ditenggelamkan.

WowKeren - Mantan Menteri KKP (Kelautan dan Perikanan), Susi Pudjiastuti mendatangi Kantor Kejaksaan Agung, Jumat (7/10), terkait kasus korupsi impor garam. Susi diperiksa sebagai saksi dalam kapasitasnya sebagai mantan Menteri KKP yang tau seluk beluk regulasi penentuan kuota impor garam.

"Tim Penyidikan garam Kejaksaan Agung memanggil ibu Susi Pudjiastuti sebagai saksi dalam perkara impor garam nasional dalam kapasitas beliau sebagai mantan Menteri KKP untuk melengkapi alat bukti dalam rangka penyidikan dan untuk mengetahui latar belakang bagaimana regulasi dan mekanisme dalam menentukan kuota importasi garam," terang Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Kuntadi, dalam konferensi pers di Kejagung, Jumat (7/10) setelah pemeriksaan.

"Sebagaimana yang kita ketahui terdapat permasalahan yang cukup serius dalam menentukan kuota tersebut," sambungnya.

Dalam konferensi pers tersebut Susi Pudjiastuti juga terlihat ikut hadir. Ia pun turut memberikan pernyataan terkait statusnya yang saat ini diperiksa sebagai saksi terkait kasus tersebut. Susi pun menegaskan bahwa pemanggilannya merupakan hal yang lumrah sebagai orang yang pernah menjabat di pemerintahan.


"Sebetulnya namanya saya sebagai bekas pejabat ada kasus seperti ini dipanggil ya hal yang biasa. Tapi rasanya kawan-kawan kok heboh banget sih," ungkap Susi.

"Untuk saya pribadi sebagai warga negara yang baik, patuh dan mengikuti hukum aturan yang ada di negeri kita, pada saat kita dibutuhkan menjadi saksi ya harus dateng," jelasnya.

Hal serupa juga turut disampaikan Susi Pudjiastuti di akun sosial media Twitter miliknya. Salah satu alasan Susi menghadiri pemeriksaan tersebut adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib para petani garam. Ia berharap kasus tersebut bisa terungkap agar kesejahteraan para petani garam bisa kembali.

"Semoga hal yg merugikan ekonomi petani garam bisa tertangani Keberadaan, keberlanjutan & kesejahteraan petani garam terjaga🙏 Dalam penutup BAP: saya mohon Kejakgung untuk menjaga Keberadaan, Keberlanjutan & Kesejahteraan petani garam. Dalam hati sy berdoa Importir yg merusak harga petani bisa ditenggelamkan," pungkas Susi Pudjiastuti.

(wk/amel)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait