Asisten Rizky Billar ternyata tak hadiri pemeriksaan perdana kepolisian terkait kasus dugaan KDRT yang diterima Lesti Kejora. Polisi menyebut asisten Billar tak bisa dihubungi.
- Sisilia Rizky Azalea
- Rabu, 12 Oktober 2022 - 17:06 WIB
WowKeren - Penyelidikan kasus dugaan KDRT yang dilakukan Rizky Billar ke sang istri, Lesti Kejora masih terus berlanjut. Billar diketahui sempat mangkir panggilan perdana kepolisian karena masalah psikis. Billar disebut mengalami gangguan psikis dan enggan mengonsumsi nasi imbas banyaknya hujatan yang ia terima.
Meski begitu, hari ini, Rabu (12/10), Billar tengah menjalani pemeriksaan polisi. Sampai berita ini dibuat, Billar diketahui masih berada di bawah penyelidikan Polres Jakarta Selatan.
Usut punya usut, ternyata tak hanya Billar yang mangkir panggilan perdana kepolisian. Asisten Billar dilaporkan juga tak hadir dalam pemeriksaan pertama. Padahal, penyidik telah melayangkan undangan sebagai saksi pada asisten Billar.
Ketidakhadiran asisten Billar itu dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi. Diketahui, asisten Billar seharusnya hadir di Polres Jaksel kemarin, Selasa (11/10).
Namun, sejak malam hari asisten Billar tak kunjung tiba. Penyidik pun berusaha terus mengontak asisten Billar namun yang bersangkutan tak bisa dihubungi.
"Ini pemanggilan dari penjaga rumah dari saudari L sampai sekarang belum sampai ke Polres Jakarta Selatan. Namun demikian sudah dikomunikasikan oleh penyidik namun belum bisa dihubungin," terang Nurma saat ditemui awak media di Polres Jakarta Selatan, Selasa (11/10) malam.
Meski begitu, Nurma menyebut pihak penyidik telah melayangkan surat panggilan kedua untuk asisten Billar. Pihaknya berharap asisten Billar dapat memenuhi undangan kedua yang telah dilayangkan kepolisian guna dimintai keterangan terkait kasus dugaan KDRT yang diterima Lesti.
"Tapi dari penyidik sudah dilayangkan panggilan kedua, jadi panggilan kedua. Ya mudah-mudahan rekan kita yang bisa dimintai keterangan yang sudah dijadwalkan kembali segera untuk memenuhi undangan saksi," kata Nurma.
(wk/Sisi)