Uya Kuya Akui Kerap Dihubungi Suami Medina Zein Terkait Dugaan Penipuan
Instagram
Selebriti
Kontroversi Medina Zein

Uya Kuya mengaku kerap dihubungi suami Medina Zein, Lukman Azhari. Lantas apakah Uya Kuya akan membuka pintu damai terhadap Medina Zein terkait kasus dugaan penipuan?

WowKeren - Uya Kuya menyebut suami Medina Zein, Lukman Azhari menghubungi dirinya untuk membahas soal dugaan penipuan. Diketahui, Uya Kuya melaporkan Medina Zein ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan itu.

Sejak proses hukum dimulai, Uya Kuya mengaku kerap dihubungi suami Medina Zein. Uya Kuya pun dengan tegas menyebut kasus dugaan penipuan itu akan terus berjalan.

"Kasus ini masih tetap berjalan. Kemarin ada dari suaminya hubungin gue, tapi gue bilang (proses hukum) tetap berjalan dan insyaAllah enggak lama lagi ada suatu hasil," kata Uya Kuya saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (21/11).

Selain itu, Uya Kuya juga menolak untuk bertemu secara langsung dengan Lukman Azhari karena sibuk. Namun, Uya Kuya memperbolehkan Lukman untuk bertemu dengan pihak kuasa hukumnya.


"Minta ketemu, mohon maaf. Minta ketemu cuma saya memang lagi sibuk terus ya kemarin," kata Uya Kuya. "Kalau mau ngobrol soal ini, antar-lawyer saja."

Uya Kuya juga sudah menutup pintu damai. Apalagi, Uya Kuya sudah menawarkan ke Medina Zein untuk mengembalikan uangnya. Namun, Medina Zein justru mengomeli Uya Kuya.

"Iya. Pas dulu saya tawarkan untuk kembalikan kan saya bilang balikin aja. Enggak usah dilebihin, enggak usah dikurangin, langsung semuanya full," ujar Uya Kuya. "Tapi kan pada saat itu kan yang terjadi malah saya diomel-omelin, saya dimaki-maki, diancam dilaporin. Ini hal yang sudah bedalah."

Lebih lanjut, Uya Kuya menyinggung soal banyak orang yang mengalami nasib seperti dirinya. Uya Kuya menyebut orang-orang itu juga sempat mendapat ancaman.

"Ini bukan masalah uang segitu. Tapi, ternyata, setelah kasus ini naik, ternyata yang mengalami nasib seperti saya banyak. Dan akhirnya mereka baru mulai lapor-melapor," pungkas Uya Kuya. "Kan setelah melapor. Tadi kan mereka ditakut-takuti, diancam."

(wk/dess)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait