Usung Adat Jogja, Erina Gudono Galau Pilih Dua Opsi Riasan Akad Nikah
Instagram/erinagudono
Selebriti
Pernikahan Kaesang dan Erina Gudono

Pihak WO yang menangani pernikahan Kaesang Pangarep membeberkan bahwa Erina Gudono saat ini tengah dilema. Erina bingung memutuskan riasan untuk akad pernikahannya.

WowKeren - Tinggal menghitung hari Kaesang Pangarep dan Erina Gudono akan resmi menjadi sepasang suami istri. Tepatnya pada tanggal 10 Desember 2022, Kaesang dan Erina akan menggelar akad nikah di Pura Mangkunegaran, Jogjakarta.

Untuk proses akad nikah, Kaesang dan Erina mempercayakan WO Pengantin Production untuk mengurus semua persiapan pernikahan mereka. CEO Pengantin Production, Dani Wigung mengungkap jika Erina Gudono saat ini tengah dilema menentukan riasan untuk akad nikah. Antara gaya riasan Paes Ageng atau Jogja Putri.

Padahal menurut Dani Wigung, calon istri Kaesang Pangarep itu akan cocok dengan riasan apa pun. Karena pada dasarnya Erina Gudono memang sudah cantik dan punya kharismanya sendiri.

"Nah, ini masih galau karena untuk Mbak Erina itukan profilnya cantik banget. Jadi mau pakai Paes Ageng bagus, mau pakai Jogja Putri juga bagus," tutur Dani kepada rekan media, Jumat (2/12). "Pilihannya dua itu. Mana yang dipakai nanti kita lihat. Semuanya bagus."


Usung Adat Jogja, Erina Gudono Galau Pilih Dua Opsi Riasan Akad Nikah

Contoh Riasan Paes Ageng dan Jogja Putri

Dani pun menjabarkan tentang karakter riasan. Untuk Paes Ageng, penataan rambut dicukur pada sisi kiri dan kanan. Selanjutnya ada prodo emas dengan garis yang tegas. Sementara untuk Jogja Putri Paes, polanya sama tapi mempelai perempuan akan memakai sunggar. Selain itu, sasakan rambut tidak diberi prodo.

Lebih lanjut perihal busana, Dani Wigung mengatakan kalau Kaesang dan Erina akan mengenakan pakaian dengan adat berbeda saat akad dan resepsi. Diketahui, akad nikah Kaesang Pangarep dan Erina Gudono akan berlangsung di Jogjakarta, sedang untuk resepsi akan diadakan di Solo.

Untuk akad, Kaesang dan Erina mengusung adat gagrak Jogjakarta, mulai dari segi busana, riasan hingga tata cara pernikahan. Sementara untuk resepsi sekaligus prosesi ngunduh mantu baru mengusung adat Gagrak Surakarta.

"(Acara) di Jogja pakai Jogja semua. Di Solo (Surakarta) full Solo semuanya, (dari) busananya sampai riasannya. Sudah clear semua. Busananya juga sudah. Tinggal menentukan mau Paes Ageng atau Jogja Putri karena banyak pertimbangannya," pungkas Dani Wigung.

(wk/lara)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait