Ariel Tatum Jelaskan Love Hate Relationship dengan Piano Klasik
Instagram/arieltatum
Selebriti

Ariel Tatum rupanya pernah merasa punya hubungan rumit dengan sebuah piano klasik. Saking bencinya, Ariel sampai memutuskan untuk berhenti main piano saat masih berusia 14 tahun.

WowKeren - Tak banyak yang tahu jika Ariel Tatum ternyata jago bermain piano, terlebih piano klasik. Hal ini bisa dilihat sendiri dari unggahan terbaru Ariel di Instagram, Selasa (21/3).

Ariel mengunggah kegiatannya dalam sehari. Banyak hal yang dilakukannya meski hanya seorang diri. Sebagai tipe orang yang introvert, terkadang Ariel memang butuh waktu sendiri untuk mengisi ulang energinya.

"Sebelum memulai minggu yang baru, gw selalu menyediakan satu hari untuk melakukan berbagai kegiatan yang membantu melatih mindfulness dan mengisi ulang energi gw," tulis Ariel Tatum dalam keterangan unggahannya.

"Dari buka mata, berkegiatan dan sampe mau tidur lagi, lagu mahakarya LiebestraĆ¼me No.3 ini betul-betul dentingan piano yang "menghantui" keseharian gw sejak Desember lalu karena ya Tuhaaannn, dari kadenza pertama sampe akhir: SULIT," sambungnya.


Ariel Tatum lantas berbagi cerita mengenai hubungannya dengan piano klasik. Ariel tak hanya menganggap piano sebagai benda mati. Piano justru baginya adalah salah satu hal yang mampu membangkitkan semangatnya lagi untuk melewati berbagai rintangan dalam hidup.

Siapa sangka jika dulu Ariel sempat membenci segala hal yang berhubungan dengan piano klasik. Sampai pada suatu waktu, tepatnya di usia 14 tahun, Ariel berhenti main piano karena perasaan benci itu mengusiknya.

"Mau cerita sedikit tentang love-hate relationship gw dengan piano. Dari kecil gw selalu merasa stress setiap kelas, latihan, dan resital, sampe akhirnya seluruh kebahagiaan di dalam bermain piano pudar, dan gw memutuskan untuk berhenti di usia 14 tahun," jelas bintang film "Sayap-Sayap Patah" ini. "Lama banget ga mau lihat dan ga mau dengar apapun yang berbau not balok dan piano klasik."

Sampai akhirnya Ariel sadar bahwa yang dibencinya adalah tuntutan yang ia ciptakan sendiri, bukan piano yang merupakan benda mati itu. Namun, Ariel sadar jika itu adalah keputusan yang diambil saat ia masih berada di usia remaja.

"Lucu kalo mikir bahwa tanpa disadari, manusia sering kali punya kecenderungan untuk menyabotase kebahagiaan diri sendiri. Hal sesederhana bermain musik untuk keterampilan motorik aja gw bikin rumit," tuturnya lebih lanjut.

Ariel Tatum pun akhirnya memutuskan untuk kembali bermain piano. Ia merasa jika ini adalah salah satu keputusan besar yang diambil dalam hidupnya. Namun, Ariel tak menyesalinya sama sekali. Justru merasa senang karena keputusannya itu mengubah hidupnya.

(wk/lara)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait