Permasalahan royalti lagu Dewa 19 akhirnya menemukan titik terang, Ahmad Dhani membeberkan harapannya pada lingkungan musik Indonesia. Soal Once Mekel, Dhani memilih move on dari sakit hatinya yang dipendam selama 13 tahun.
- Intan Maharani
- Minggu, 09 April 2023 - 08:30 WIB
WowKeren - Permasalahan sudah berakhir, Ahmad Dhani telah mengobati sakit hati pada Once Mekel yang sudah dipendam selama 13 tahun. Seperti diketahui, isu di antara mereka muncul usai Dhani melarang Once membawakan lagu-lagu Dewa 19.
Polemik antara dua orang yang pernah satu band itu ditengarai karena Once masih sering menyanyikan lagu-lagu ciptaan Dhani tanpa izin. Padahal Once sudah hengkang dari Dewa 19 sejak lama. Meski sudah menemui titik terang, Dhani menyimpan sakit hati sejak 2010.
"Karena kesalnya baru sekarang," kata Dhani dalam video di saluran YouTube-nya yang diunggah baru-baru ini. "Kemarin nggak kesal, masih sabar tapi sakit hatinya sudah dari 2010."
Lewat konflik ini, Dhani menyampaikan harapan agar insan musik Indonesia lebih menghargai karya sesamanya. Lebih dari segalanya, Dhani lega sebagai pencipta lagu lebih diapresiasi.
"Yang penting ke depannya adalah perdebatan ini sudah selesai. Kesempatan ini akhirnya sebuah hal yang menguntungkan bagi pengarang lagu bukan buat penyanyi ya," papar Dhani.
Telah mengurus masalah ini kepada Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Dhani memberikan apresiasi usaha insititusi tersebut. Selain memfasilitasi pencipta lagu dan musisi mendaftarkan kepemilikan lagu mereka dengan sistem baru, mereka juga mengurus perubahan terbatas untuk UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang hak cipta. Adanya perubahan itu untuk memperbarui pasal-pasal yang menimbulkan perdebatan.
"Saya lihat LMKN sendiri sudah mau berbenah ya. Dengan adanya mereka membuat sistem secara online tentang pendaftaran dan lain-lain, menurut saya itu kemajuan yang sangat luar biasa," terang Dhani.
Meski Once belum menyelesaikan perihal royalti, Dhani memilih ikhlas. Untuk itu, ia memilih move on dan melangkah ke arah lebih baik.
"Ya udahlah kita lupain masa lalu. Kalau nggak ada laporan dari 2010, ya udah kita lupain yang penting ke depannya lebih baik," pungkas Dhani.
(wk/inta)