Nicholas Saputra masih jadi sorotan soal kehadirannya di Istana untuk perayaan HUT RI ke-78. Kali ini, beredar foto-foto langka Nicholas memakai busana adat Jawa yang diambil secara close-up oleh fotografer hingga membuat fans girang.
- Ria Susilo Wardhani
- Jumat, 18 Agustus 2023 - 10:08 WIB
WowKeren - Nicholas Saputra sukses membuat kaum hawa deg-degan kala tampil dengan busana adat ala Pangeran Jawa. Ia hadir di Istana Merdeka untuk perayaan HUT RI ke-78 pada 17 Agustus.
Setelah kehadirannya bikin heboh, fotografer Arman Febryan menghadirkan foto-foto close-up Nicholas yang super tampan. Jika sebelumnya Nicholas foto bersama rekan artis, kali ini ia tampak difoto saat sendirian.
Dalam foto tersebut, Nicholas pamer aura wajah bening nan mulus. Keturunan Jerman, wajah Nicholas saat dilihat dari dekat dan dari berbagai angle itu terlihat bule banget. Hingga membuat fans heboh.
"Bingung ya; bayangannya aja cakep. Allahuma shalli ala Muhammad. Ya Allah semoga nanti kl hamil anak ketiga bulenya kayak begitu. Aamiin❤️," kata netter. "Emang boleh secakep ini," kata netter. "MasyaAllah mas @nicholassaputra yang ini gak mau di post di feed menyambut 17 Agustus 2024," seru yang lainnya. "Cakep parah mas nicsap..😍😍," tutur yang lainnya.
Bukan cuma versi close-up, foto RAW dari Nicholas Saputra saat proses editing juga tak kalah tampan menawan. Foto tersebut sekaligus membuktikan kalau paras Nicholas memang tampan alami tanpa permak.
Sebelumnya, adab Nicholas yang sopan saat salaman itu juga mencuri perhatian. Bahkan Presiden Joko Widodo memandang takjub melihat attitude Nicholas.
Masih terkait Nicholas, ia selama ini dikenal sebagai sosok yang tertutup soal kehidupan pribadi. Hal ini karena Nicholas ingin masyarakat lebih fokus pada karyanya ketimbang hal-hal pribadi. Selain itu, Nicholas juga melakukan hal itu untuk melindungi privasi orang-orang di sekitarnya.
"Bagi saya yang paling penting di atas semuanya di karier saya ya karya-karya yang saya buat dan saya rasa itu sudah bisa dinikmati dengan cara yang mungkin enggak semua orang punya, layarnya gede banget di situ, cukup lah, bagi saya cukup (lewat film)," katanya. "Sebenarnya saya enggak egois, kadang-kadang saya pikir saya egois, saya bilang enggak, no. Sebenarnya saya sedang mem-protect diri saya, teman saya. Film pertama saya begitu populer, jadi memang lumayan besar impact-nya terhadap hidup saya, saya belajar cukup dini untuk bisa mengenali, 'oh ini yang bisa dialami ketika populer'. Keluar sekolah diikuti orang, rumah disatronin. Jadi saya tahu apa impact-nya bagi saya, keluarga saya, tetangga saya, teman dekat saya, pacar, dan lain-lain. Jadi kalau kita melindungi privasi diri kita, sebenarnya secara bersamaan melindungi privasi banyak orang."
(wk/riaw)