OMEGA X Kembali Diduga Jadi Korban Penganiayaan saat Tur Konser 2023
X/OmegaX_official
Musik

OMEGA X diduga kembali menjadi korban penganiayaan. Saat disibukkan dengan tur konser terbaru mereka, boy group ternama ini malah disebut-sebut mengalami tindakan kekerasan dari staf promotor konser.

WowKeren - OMEGA X diduga kembali menjadi korban penganiayaan. Pada hari Senin (27/11), para penggemar OMEGA X menyampaikan kecurigaan mereka di Twitter kalau boy group tersebut mengalami tindakan kekerasan dari staf promotor konser mereka.

Awalnya, penggemar menyebutkan kalau OMEGA X telah dianiaya oleh staf Studio PAV, Kelly. Tak hanya OMEGA X, Kelly disebut-sebut juga berbuat kasar kepada FOR X, fandom OMEGA X.

Kelly disebut-sebut berteriak memarahi member OMEGA X ketika mereka membuat pose gemas untuk para penggemar. Tuduhan tersebut seolah dibenarkan oleh member OMEGA X, Taedong, yang terang-terangan menyebutkan kalau ia tidak diperbolehkan melakukan pose hati ketika bertemu para penggemar.

Dugaan penganiayaan terhadap OMEGA X ini sontak membuat para penggemar murka. Banyak yang berharap boy group ternama tersebut tidak kembali terluka seperti waktu mereka menghadapi kasus penganiayaan di tahun 2022 lalu.


"Kelly dari studio pav, aku tidak akan bermain denganmu sayang. Jangan menyentuhku atau siapa pun dan jangan berpikir untuk teriak karena aku akan teriak balik dan itu tidak akan terlihat imut untukmu. Biarkan OX melakukan apa yang mereka mau dengan forX dan kamu harus tahu tempat," ucap @s****6.

"Kami selalu di agenda #PROTEKOMEGAX 24/7 khususnya sekarang lebih dibandingkan sebelumnya jadi anggota staf KELLY harusnya menghormat/meletakkan tangannya ke member lagi [sic!]," jelas @p****i. "Aku rasa kelly akan paham betapa protektifnya forx untuk omega x. kita sudah ada di neraka sebelumnya bersama anak-anak ini. mereka pantas mendapatkan kebahagiaan di dunia dan aku tidak akan menoleransi orang-orang bodoh yang berteriak ke mereka," seru @s****_.

Pada Oktober 2022 lalu, OMEGA X membuat publik pilu karena mereka menjadi korban penganiayaan dari CEO mantan agensi mereka, Spire Entertainment. Insiden ini akhirnya terungkap ke media usai seorang penggemar merekam video ketika member OMEGA X dipukuli oleh CEO mereka di jalan usai menyelesaikan salah satu konser di Amerika.

Akibat kasus penganiayaan ini, OMEGA X memutuskan untuk menghentikan kontrak mereka dengan Spire. Pada bulan Juli 2023, setelah beberapa bulan berjalan tanpa agensi, OMEGA X akhirnya bergabung dengan IPQ Entertainment.

UPDATE: Rabu, 29 November 2023, pukul 10:19
Pihak Studio PAV telah memberikan bantahan terkait kabar staf diduga melakukan penganiayaan ke OMEGA X.

(wk/alfa)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Trending
Berita Terbaru