Umi Pipik kembali bagikan video momen pernikahan Adiba Khanza dengan Egy Maulana. Kali ini, Umi Pipik singgung mengenai pertanyaan Adiba Khanza terkait mahar. Ia pun menjelaskan mahar yang beratkan pihak mempelai putra. Apa itu?
- devikireina
- Kamis, 14 Desember 2023 - 05:30 WIB
WowKeren - Pipik Dian Irawati alias Umi Pipik diketahui belum lama ini akhirnya memiliki seorang menantu. Putri pertamanya yakni Adiba Khanza resmi dipersunting oleh lelaki pilihannya yaitu pesepakbola Egy Maulana pada 10 Desember lalu.
Berbagai momen pernikahan Adiba pun tak luput Umi Pipik bagikan di sosial media pribadinya. Seperti yang terlihat baru-baru ini di unggahan terbaru Umi Pipik yang ia bagikan pada Rabu (13/12).
Ia perlihatkan momen pengajian sehari jelang pernikahan Adiba. Lewat unggahan ini pula, Umi Pipik beber pertanyaan Adiba mengenai mahar yang kemudian ia jelaskan secara detail dan gamblang. Termasuk mahar yang memberatkan pihak mempelai pria.
”Tgl 9.desember 2023 saya mengadakan pengajian & siraman dan air siraman itu dari kumpulan air2 doa para ustadzah2 dan para ulama , tujuan pengajian dan siraman ini untuk membawa doa dari semua tamu yang hadir... Karena yg dibutuhkan dari putri saya hanya doa [sic!],” tulis Umi Pipik dalam keterangan video.
”Dan ketika kaka adiba bertanya perihal mahar apakah ummi menentukan maka saya jawab ‘ kak sebaik baik wanita shaliha adalah yg meringankan dlm maharnya dan memudahkan dlm urusan pernikahanya tidak memberatkan dan baik akhlaknya... Asal mahar itu jangan seperangkat alat sholat ya karena berat tanggung jawqbnya jika tdk dikerjakan [sic!],” sambungnya lagi.
Tak berhenti di situ, Umi Pipik ungkapkan pula keikhlasannya untuk melepas Adiba ke lelaki pilihannya. Umi Pipik berharap pula, Allah meridhoi pernikahan putri cantiknya seraya selipkan doa terbaik.
”Dan siang itu kaka adiba meminta maaf dan meminta ridho agar esok pernikahanya berjalan penuh khidmat dan lancar , dan ummi pun meminta maaf seandainya dlm 23 th belum menjadi ibu yg sempurna… Ummi meridhoi agar Allah dan semestapun meridoi… Bismillah [sic!],” pungkas Umi Pipik.
(wk/devi)