Red Velvet Dapat Konsep Kontras dari SM Sebelum dan Sesudah Min Hee Jin Hengkang
X/@RVsmtown
Musik

Perbedaan konsep Red Velvet sebelum dan setelah ditinggalkan Min Hee Jin menjadi perbincangan heboh di media sosial. Ada yang mengatakan bahwa Irene dkk memiliki konsep yang lebih baik saat ini.

WowKeren - Red Velvet mendadak jadi perbincangan heboh warganet di salah satu forum komunitas online. Pada Senin (3/6), salah seorang netter membahas tentang konsep penampilan Irene dkk sebelum dan sesudah Min Hee Jin keluar dari SM Entertainment. Topik ini dibahas di tengah konflik panas Hee Jin dengan HYBE.

Banyak yang terkejut lantaran girl grup yang debut pada tahun 2014 ini mengalami transisi yang cukup banyak setelah kepergian Hee Jin. Perbedaan konsep yang kontras pada Red Velvet ini sontak memicu perdebatan luas di antara netizen.

Seperti diketahui, Hee Jin sebelumnya adalah direktur kreatif yang bekerja secara ekstensif dengan Red Velvet sebelum kepergiannya. Sejak debut Red Velvet, Hee Jin telah terlibat dalam beberapa rilisan grup tersebut di antara lain seperti "Dumb Dumb", "Rusia Roulette", "Red Flavor", dan "Peek-A-Boo".

Red Velvet Dapat Konsep Kontras dari SM Sebelum dan Sesudah Min Hee Jin Hengkang

Source: pann

Lagu-lagu di atas mencirikan gaya seni pop yang dinamis dan unik, yang dengan sempurna menangkap esensi permainan dan eksperimental grup tersebut. Penampilan kelima member cenderung "disulap" memilii unsur kekanak-kanakan.

Pasca kepergian Hee Jin, grup ini terus merilis karya yang sukses di pasaran "Psycho", "Feel My Rhythm", "Queendom", "Birthday", dan "Chill Kill". Konsep-konsep baru ini mengambil estetika yang lebih dewasa dan elegan, memadukan tema-tema seperti dongeng dengan pesona grup yang sudah mapan.

Red Velvet Dapat Konsep Kontras dari SM Sebelum dan Sesudah Min Hee Jin Hengkang

Source: pann

Namun, Red Velvet juga sempat merilis "Zimzalabim" setelah kepergian CEO ADOR itu. Yang mana konsep lagunya tidak jauh berbeda dengan gaya yang ditinggalkan oleh Hee Jin, yaitu unik dan cerah. Oleh karena itu, banyak yang berpendapat bahwa perubahan konsep grup terjadi secara bertahap karena pengalaman dan kedewasaan mereka yang semakin meningkat, bukan karena ketidakhadiran Hee Jin.

Melihat unggahan ini, netizen sontak memberikan reaksinya yang beragam. Tak sedikit yang menilai bahwa konsep Red Velvet jauh lebih meningkat setelah tidak lagi dipegang oleh Hee Jin.

"Mengapa keadaan menjadi lebih baik setelah dia pergi?" ujar netter. "Untungnya Red Velvet tidak hanya dikelola oleh Min Hee Jin. Mereka selalu bekerja sama dengan direktur seni lainnya. Mungkin itu sebabnya, bahkan setelah dia pergi, grup tersebut tetap mempertahankan arah yang sama namun menyegarkan, dan itu bagus. Tampaknya ini adalah situasi yang saling menguntungkan. Min Hee Jin kemudian membentuk grup NewJeans, sementara Red Velvet dengan pengalaman bertahun-tahun, kini dapat mengejar konsep yang lebih canggih dan matang," tutur akun lain.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait