Kunto Aji Kecam Aksi Pembakaran Properti Konser di Lentera Festival Tangerang
Instagram/kuntoajiw
Selebriti

Melalui unggahan media sosial, Kunto Aji mengecam aksi protes yang berujung pada pembakaran properti di Lentera Festival Tangerang. Dalam acara tersebut seperti NDX AKA hingga Guyon Waton batal tampil.

WowKeren - Kunto Aji menyuarakan simpatinya kepada vendor Lentera Festival Tangerang yang berujung kericuhan dan kebakaran. Pelantun “Pilu Membiru” itu mengingatkan penonton bahwa perilaku perusakan hingga pembakaran sama sekali tidak terpuji.

Melalui postingan di media sosial Instagram dan X (dulunya Twitter), Kunto Aji berbagi pendapat dan mengecam aksi penonton yang tega membakar properti panggung Lentera Festival Tangerang. Para penonton marah karena mereka gagal menyaksikan NDX AKA hingga Guyon Waton tampil.

Setelah video perusakan dan pembakaran itu viral di media sosial, Aji selaku pelaku seni yang juga sudah berpengalaman mengisi acara turut prihatin. Ia menyuarakan simpatinya kepada vendor acara tersebut sambil mengingatkan bahwa kerugian karena aksi perusakan dampaknya akan sangat serius.

“Teman-teman, sebuah event itu gagal bukan cuma kalian sebagai penonton yang merasakan dampaknya, vendor panggung, sound, tenda, dll itu juga kena,” tulis Kunto Aji pada Senin (24/6/2024).

Kunto Aji Kecam Aksi Pembakaran Properti Konser di Lentera Festival Tangerang

Source: InstaStory

Selain itu, Aji juga mengungkap kemungkinan bahwa banyak pihak yang merugi jika jasa mereka tidak dibayar lunas oleh panitia. Menurutnya, kemarahan penonton salah sasaran.

“Malah biasanya nggak kebayar lunas, mereka rugi. Jangan lah dibakar atau dirusak lagi, salah sasaran, sama-sama korban,” lanjutnya.

Terakhir, Aji memberikan analogi lain bahwa tindakan seperti itu sama saja memukuli pedagang di sana. Maka dari itu, ia meminta banyak orang untuk berpikir lagi.

“Itu kalian sama aja gebukin pedagang makanan disitu. Mikir lagi lah,” tambah Aji.

Sementara itu, terjadi kericuhan usai Lentera Festival batal menampilkan NDX AKA hingga Guyon Waton pada Minggu (23/6/2024). Kericuhan itu berujung pada aksi pembakaran sound system.

Saat ditelusuri, terungkap bahwa awalnya pihak vendor sound dan lightning tidak mau melanjutkan acara karena mereka belum dibayar penuh. Setelah acara terhenti tanpa pemberitahuan di lokasi setelah adzan maghrib, uasana menjadi tidak kondusif karena muncul isu ketidakjelasan panitia terkait pembayaran.

Kemudian, panitia yang baru membayar sound, lightiing, stage, dan talent sebesar 50 persen dikatakan kabur saat para penonton sudah mulai memadati lokasi. Akhirnya, pihak Guyon Waton yang mengambil alih kerumunan dan memberikan klarifikasi.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait