Umi Pipik ceritakan penyesalan terdalam Abidzar Al-Ghifari atas kepergian sang ayah. Bahkan saat itu, Abidzar sampai melukai diri sendiri begitu mengetahui sang ayah meninggal dunia.
- devikireina
- Senin, 25 November 2024 - 19:31 WIB
WowKeren - Keluarga kecil Pipik Dian Irawati atau biasa disapa Umi Pipik tak luput menjadi sorotan publik. Terlebih Umi Pipik sendiri juga tak jarang bagikan kesehariannya bersama anak-anaknya.
Selain itu, Umi Pipik juga tak segan beberkan hal berkaitan dengan putra keduanya yakni Abidzar Al-Ghifari. Seperti yang terlihat baru-baru ini kala beredar video singkat perlihatkan keberadaan Umi Pipik di podcast rekan artis.
Dalam kesempatan itu, Umi Pipik menceritakan mengenai penyesalan Abidzar atas kepergian sang ayah, Jeffry Al Buchori atau biasa disapa ustaz Uje. Abidzar merasakan luka yang teramat dalam.
”Ketika dia kehilangan ayahnya, dia terpukul. Dia sempat mungkin luka dalamnya tuh di situ ketika Sebelum kejadian meninggal itu kan ni anak ngajakin beli sepatu futsal kan. Nyuruh saya beli sepatu futsal karena besok ada futsal dan sepatunya udah kecil. Yaudah saya bilang aja Abi (Uje)," ujar Umi Pipik.
”Ketika itu dia nyamperin abinya. Bilanglah 'Bi dedek belum punya sepatu futsal, beli dong besok mau main futsal sama teman-teman di sekolah’. Almarhum jawab yaudah sama umi aja deh, abi capek, ngantuk, pengen tidur. Akhirnya kita pergi lah bertiga sama supir dan adik-adiknya. Kita pergi, terus saya bilang nanti fokusnya beli sepatu ya. Setelah beli sepatu, nanti kita pulang karena abi lagi sendiri di rumah.” bebernya lagi.
Tak berhenti di situ, Umi Pipik ungkapkan pula bahwa Abidzar sampai menyakiti diri sendiri. Ia membenturkan kepalanya berkali-kali ke tembok seraya sebut bahwa kepergian sang ayah lantaran kesalahannya.
”Tapi, akhirnya pas kita lagi nunggu mobil di lobby itu Uje nelepon mau naik motor kan. Nah akhirnya ya nggak bisa dipaksa, saya bilang kalau ini saya (mau pulang) na mobil kok, kalau mau jalan-jalan nanti aja. Beliau bilang nggak, pengen naik motor ya pergilah,” jelas Umi Pipik.
”Akhirnya kita nyampai rumah dan malam mendapat kabar itu tuh Abi syok. Dia ketika ikut saya ke UGD, waktu itu saya dikabarin sama supir kalau Uje nggak ada. Abi kan ikut, ketika dinyatakan meninggal itu Abi kayak jeduk-jedukin kepalanya ke tembok. Dia bilang ini gara-gara dedek. Kalau dedek nggak ngajakin umi beli sepatu mungkin Abi nggak pergi naik motor. Dia selalu nyalahin itu,” pungkasnya.
(wk/devi)