Kondisi Terkini Zhao Lusi Bikin Terduga Teman Merasa Marah
Instagram/rooosyzh09
Selebriti

Terduga teman Zhao Lusi mengenang kekerasan yang dialami sang aktris tahun 2019 yang masih diingatnya hingga kini. Ia juga merasa marah melihat kondisi sang aktris yang kini memakai kursi roda.

WowKeren - Zhao Lusi kini sedang menerima perawatan usai diduga menderita afasia, kondisi di mana seseorang kesulitan berkomunikasi. Belum lama ini, terduga teman mengungkap kondisi terkini sang aktris Tiongkok ketika dikunjunginya.

Teman Lusi mengungkap amarahnya melihat kondisi sang aktris yang kini memakai kursi roda. "Aku benar-benar marah!! Ini adalah beberapa hal yang ingin aku ungkapkan sebagai teman baiknya," kuak terduga temannya.

Terduga teman Lusi mengenang kekerasan yang dialami sang aktris tahun 2019 yang masih diingatnya hingga kini. "Kembali pada tahun 2019, sesuatu terjadi yang telah lama saya simpan di hatiku," imbuhnya.

Ia juga membongkar kondisi terkini Lusi. "Baru setelah aku datang ke Hangzhou dan melihatnya duduk di kursi roda, tampak sangat lemah dan kurus, saya benar-benar menyadari beratnya hal itu," sambung terduga teman itu.

Terduga teman Lusi sadar dirinya tidak terlibat dalam apa yang terjadi kali ini dan tidak dapat berbicara tentangnya. "Tapi, aku katakan kepadanya bahwa emosi tidak dapat dipendam, emosi perlu diungkapkan dan dilepaskan," sarannya.


"Saat kami berbicara, kami mengingat kembali kejadian tahun 2019 itu, dan menjadi jelas kalau dia tidak pernah benar-benar lupa. Karena itu masalahnya, bahkan jika itu berarti dikritik atau disalahpahami, lebih baik untuk berbicara," tambahnya.

Setelah itu, terduga teman Lusi membeberkan kronologi yang terjadi tahun 2019. Ia membeberkan kalau suatu hari menyaksikan Lusi, yang tinggal sementara di rumahnya, meringkuk di ruang tamu sembari menangis.

"Aku tanya ada apa, dan dia menjawab, 'Aku tidak tahu kenapa mereka memukulku. Aku benar-benar takut'. Aku terkejut. 'Kenapa? Pasti ada alasannya, kan?'," imbuhnya. Sang aktris mengakui diseret ke kamar mandi dan dimaki-maki selama 2 jam.

Menurut terduga teman, Lusi juga dikritik soal berat badannya. "Hal ini berlangsung hingga pukul 2 dini hari. Akhirnya, karena Lusi hanya diam saja, orang itu membanting pintu dan pergi. Lusi yang merasa kesal, mengambil tasnya dan membuka pintu untuk pergi," imbuhnya.

Beberapa tahun terlewati, temannya berpikir Lusi sudah membaik. "Namun, ketika saya mengetahui bahwa dia masih terbangun dalam ketakutan karena mimpi buruk tentang hal itu, saya menyadari bahwa masalah ini masih jauh dari selesai," ungkapnya.


Terduga temannya menyebut orang yang melakukan kekerasan terhadap Lusi itu adalah bosnya. "Dengan begitu banyak orang yang menyaksikannya, hanya karena kamu adalah bos dan Lusi adalah gadis muda tanpa latar belakang, apakah itu berarti kamu bisa memperlakukannya seperti ini?!" amuknya.

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait