Sariah, istri ketiga Pak Tarno, kembali membahas soal uang imbas dihempas sang suami. Kali ini, ia mempertanyakan nasib uang hasil gadai mobil milik Pak Tarno yang nilainya mencapai Rp25 juta.
- Ria Susilo Wardhani
- Sabtu, 04 Januari 2025 - 13:21 WIB
WowKeren - Sariah, istri tua Pak Tarno hingga kini masih curiga jika sang suami cuma dimanfaatkan oleh orang sekitarnya. Diduga kuat, sosok tersebut adalah istri muda Pak Tarno, Dewi, dan manajer Pak Tarno, Slamet Tattoo.
Sariah pun lantas membeberkan soal dulunya Pak Tarno pernah menggadaikan mobil senilai Rp25 juta. Sariah kini mempertanyakan nasib uang gadai mobil itu.
"Kemarin sempat nerima surat mobil, kan ditahan (suratnya). Akhirnya dimanfaatkan orang. Katanya ya sudah, plat mobilnya sudah habis," kata Sariah. "Katanya sudah digadaiin Rp 25 juta mobilnya. Saya nggak tahu dikemanain itu duitnya. Pokoknya sejak stroke terakhir nggak ke sini."
Sariah mengungkap jika mobil tersebut sempat digadaikan hanya Rp5 juta. Saat itu, uang tersebut dipakai untuk modal jualan Pak Tarno.
"Tapi saya nggak tahu, karena plat mobilnya sudah mau habis ditahan, karena platnya sudah habis, mau perpanjang," katanya.
Selain itu, Sariah juga mengeluhkan kondisi rumahnya yang bocor. "Makanya kata mas yang nyuting ada kebocoran. Ada gudang-gudang buat naro alat-alat sulap, duit. Suka dirantai. Ini bocornya gede sampai ke bawah airnya. Yang pertama itu kan mau digadai Rp 5 juta. Nih katanya Rp 2 juta dikasih buat lo, Rp 3 juta buat modal dan buat benerin kamar mandi. Nggak cukuplah warung Rp 1 juta. Itu terakhir ke sini pas stroke. Yang Rp25 juta nggak tahu katanya digadaiin katanya sama Dewi diambil suratnya," kata Sariah.
Sebelumnya, Sariah merasa tak ikhlas karena Pak Tarno tak pernah menafkahinya. Padahal, Pak Tarno selama ini mendapat donasi yang jumlahnya cukup besar.
"Tahunya di YouTube (soal donasi). Saya enggak tahu si dapat darimana-mana, enggak pernah ngasih (uang donasi)," kata Sariah. "Enggak dinafkahi, biarpun dapat duit manapun saya enggak pernah dikasih. Makanya saya enggak ikhlas karena masih suami sah ya."
Sariah menyindir Dewi, istri muda Pak Tarno, yang dinilainya serakah. Ia juga tak rela sang suami malah harus kjaual
"Kali dimanfaatin si Dewi aja. Harusnya dapat jatah sih saya karena istri sahnya, istri pertama. Harusnya pada inget, ini rumah mau roboh," terang Sariah. "Saya enggak terima dia dibawa ke mana-mana, dibawa jualan di sekolahan-sekolahan. Kasihan saya sama suami saya," seru Sariah. "Saya cuma ngelihat doang dia di TV, di HP, di YouTube. Ya biarpun gimana-gimana, saya enggak terima lah gitu ditelantarin sama pelakor."
Di sisi lain, Dewi membela diri atas tudingan itu. Ia sama sekali tak ada niatan untuk menguasai harta Pak Tarno.
"Saya disebut mau harta Master Tarno. Saya tinggal di sebuah kontrakan, saya nggak dikasih mobil Mercy, saya tidak tinggal di rumah mewah. Apa yang saya dapat dari Master Tarno?" kata Dewi. "Sedangkan saya makan saja dari hasil jualan mainan di sekolah-sekolah sama Master. Master Tarno katanya punya rumah. Rumahnya segede apa sih? Saya nggak tahu. Dari awal menikah tinggal di kontrakan, makan setiap hari dari kita jualan, Master Tarno ngejob sulap."
(wk/riaw)