Ustadz Maulana berbagi cerita tentang kehidupannya sebagai duda dan cara menahan diri dari menikah lagi.
- Senin, 16 Maret 2026 - 13:01 WIB
WowKeren - Ustadz Maulana, pendakwah yang dikenal luas, baru-baru ini membuka cerita mengenai kehidupannya setelah ditinggal sang istri, Nuraliyah Ibnu Hajar, yang meninggal dunia akibat kanker usus tujuh tahun lalu. Dalam wawancara di podcast PWK channel YouTube HAS Creative, ia mengungkapkan bahwa menahan diri untuk tidak menikah lagi selama tujuh tahun bukanlah hal yang mudah.
“Maaf ya, laki-laki itu tidak boleh tidak punya pasangan. Ibarat pedang kehilangan sarungnya, dia bisa menggores ke mana-mana. Jadi harus dikendalikan,” ungkap Ustadz Maulana. Ia menekankan pentingnya memiliki pasangan dalam kehidupan seorang pria untuk menjaga keseimbangan dan kontrol diri.
Untuk mengendalikan hawa nafsunya, Ustadz Maulana membagikan tips yang ia jalani seminggu setelah kepergian istrinya. Ia memilih untuk menjalankan puasa secara rutin. “Ya kan ada haditz yang berbunyi begini: Menikahlah. Kalau kau tidak sempat menikah, berpuasalah. Jadi saya memilih untuk berpuasa setiap hari,” tuturnya.
Sementara itu, Ustadz Maulana juga mengungkapkan betapa sulitnya bagi dirinya untuk menghapus kenangan akan sang istri. Ia harus berjuang keras selama 15 tahun sebelum akhirnya Nuraliyah menerima cintanya. Kenangan indah bersama sang istri menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupannya hingga saat ini.
Pria berusia 51 tahun ini kini lebih memilih untuk fokus pada tugasnya sebagai pendakwah dan membesarkan keempat anaknya yang tinggal di Makassar. Ia berusaha menjadi orangtua yang baik dengan selalu siap mendengarkan dan menemani anak-anaknya. “Terkadang, anak-anak itu salah jalan hanya karena dia tidak didengarkan dan tidak diapresiasi. Jadi sebisa mungkin, saya menjadi teman ngobrol untuk mereka dan memuji saat mereka memang layak mendapatkannya,” pungkasnya.
(wk/timw)