"Untukmu Negeri," sebuah mahakarya yang dinyanyikan Iwan Fals, menggemakan pergulatan mendalam seorang patriot yang berdedikasi pada tanah airnya. Lirik yang pedih mengungkapkan kepiluan mendalam atas keadaan bangsa, di mana kekuasaan dan ambisi telah menelan korban jiwa yang tak terhitung. Namun, di balik keputusasaan yang mendalam, sang penyanyi mengobarkan api perlawanan, bertekad untuk membangkitkan negaranya dan mengembalikan kejayaan yang telah hilang.
Untukmu Negeri Lyrics
Iwan Fals
Perihnya masih terasa sakitnya tak terhingga
Nafsu ingin berkuasa sungguh mahal ongkosnya
Apapun yang akan terjadi aku tak akan lari
Apalagi bersembunyi takkan pernah terjadi
Air mata darah telah tumpah
Demi ambisi membangun negeri
Kalaulah ini pengorbanan
Tentu bukan milik segelintir orang
Belum cukupkah semua ini
Apakah tidak berarti lihatlah wajah ibu pertiwi
Pucat letih dan sedihnya berkarat
Berdoa terus berdoa
Hingga mulutnya berbusa-busa
Ludahnya muncrat saking kecewa
Ibu pertiwi hilang tawanya tak percaya masih ada cinta
Seluruh hidupku jadi siaga
Pagar berduri kutancapkan di hati
Untukmu negeri yang telah memberi arti
Untukmu negeri yang telah melukai ibu kami
Untukmu negeri yang telah merampas anak kami
Untukmu negeri yang telah memperkosa saudara kami
Untukmu negeri waspadalah untukmu negeri bangkitlah
Untukmu negeri bersatulah
Untukmu negeri sejahteralah
Kamu negeriku sejahteralah kamu
Nafsu ingin berkuasa sungguh mahal ongkosnya
Apapun yang akan terjadi aku tak akan lari
Apalagi bersembunyi takkan pernah terjadi
Air mata darah telah tumpah
Demi ambisi membangun negeri
Kalaulah ini pengorbanan
Tentu bukan milik segelintir orang
Belum cukupkah semua ini
Apakah tidak berarti lihatlah wajah ibu pertiwi
Pucat letih dan sedihnya berkarat
Berdoa terus berdoa
Hingga mulutnya berbusa-busa
Ludahnya muncrat saking kecewa
Ibu pertiwi hilang tawanya tak percaya masih ada cinta
Seluruh hidupku jadi siaga
Pagar berduri kutancapkan di hati
Untukmu negeri yang telah memberi arti
Untukmu negeri yang telah melukai ibu kami
Untukmu negeri yang telah merampas anak kami
Untukmu negeri yang telah memperkosa saudara kami
Untukmu negeri waspadalah untukmu negeri bangkitlah
Untukmu negeri bersatulah
Untukmu negeri sejahteralah
Kamu negeriku sejahteralah kamu
