Inilah dampak yang mengerikan untuk telinga anda.
- Tim WowKeren
- Jumat, 30 September 2016 - 18:42 WIB
WowKeren - Headset bukanlah barang baru. Sejak radio dan juga pemutar musik portable mulai banyak digunakan, saat itulah pengeras suara mini itu ikut berkembang. Headset sendiri hingga saat ini telah beredar ribuan jenis, tipe dan harga yang bervariasi.
Penggunaan headset pada dasarnya tidak boleh terlalu lama sama seperti menonton televisi dan menatap layar komputer. Untuk menggunakan headset, usahakan maksimal selama 4 jam berturut-turut karena berbahaya. Berikut dampak buruk penggunaan headset terlalu lama:
- Kerusakan Permanen pada Telinga Kerusakan telinga dapat terjadi bila sudah tidak kuat lagi menanggung beban suara keras dari headset. Benda itu langsung terhubung dengan lubang telinga ketika masih berusia muda atau remaja.
- Kehilangan Pendengaran di Usia 20-an Berdasarkan penelitian, efek penggunaan headset yang berlebih ini memang tidak akan langsung terasa. Kerusakan akibat penggunaan headset yang berlebihan ini akan muncul secara perlahan. Biasanya efek akan mulai terasa di usia 20-an. Di usia itu, si penderita akan mulai kehilangan pendengarannya.
- Kerusakan Otak Gelombang elektromagnetik akibat headset ini diduga berpengaruh terhadap listrik otak. Terbukti gelombang elektromagnetik ini berpengaruh pada listrik otak pada tikus. Namun hingga saat ini belum diketahui seberapa besar efek dari gelombang elektromagnetik itu pada otak manusia.
- Ambang Pendengaran Paparan musik dengan headset dapat mempengaruhi ambang pendengaran manusia. Terutama bila dilakukan dengan volume keras dan dalam jangka waktu lama. Secara perlahan efek ini akan mengarah pada gangguan pendengaran secara permanen.
- Dapat Membuat Telinga Mendengung Bahaya pertama dari menggunakan headset yang telalu lama adalah dapat menyebabkan dengungan. Telinga yang mendengung akan menyebabkan anda merasa tidak nyaman dengan pendengaran. Hal ini mirip seperti ketika melakukan perjalanan jauh dengan naik pesawat. Terasa seperti terjadi perubahan tekanan udara di sekitar anda.
- Menyebabkan Tuli Sesaat Terlalu lama menggunakan headset, selain dapat menyebabkan telinga mendengung dan tidak nyaman, juga akan menyebabkan terjadinya tuli sesaat. Apabila terlalu sering dilakukan dengan kuantitas suara yang sangat besar, hal ini malah akan menyebabkan anda mengalami tuli secara permanen. Usahakanlah agar penggunaan headset anda dibatasi dalam sehari.
- Tidak Awas Dengan Lingkungan Sekitar Bahaya penggunakan headset terlalu lama adalah kurang awas dengan keadaan dan lingkungan sekitar. Penggunaan benda itu menyebabkan perhatian anda akan terfokus pada suara yang keluar dari headset saja. Hal ini akan menyebabkan anda menjadi tidak awas dan juga cenderung mengabaikan dunia luar.
- Memperbesar Risiko Kecelakaan Kecelakaan merupakan dampak terburuk dari penggunaan headset yang terlalu lama. Seperti sudah disebutkan sebelumnya, penggunaan headset yang terlalu lama menyebabkan anda menjadi kurang awas dan cenderung mengabaikan dunia sekitar. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan hingga kematian mendadak.
- Menyebabkan Kuman Masuk ke Telinga Masalah lainnya yang berbahaya dai penggunaan headset telalu lama adalah kuman. Headset merupakan salah satu alat yang memiliki kandungan kuman yang tinggi. Ini disebabkan karena headset merupakan salah satu alat yang sering diletakkan pada udara terbuka tanpa perlindungan. Hal ini menyebabkan headset merupakan salah satu sarang dari tempat tinggal kuman dan juga bakteri. Saat memakai terlalu lama itu artinya kuman dan bakteri akan bebas masuk ke dalam tubuh anda melalui telinga.
- Telinga Mengalami Kelelahan Beberapa pecinta musik menyebut hal ini dengan istilah telinga yang kelelahan. Kondisi itu dikarena telinga terlalu banyak menerima stimulus dari suara secara bersamaan dan terus menerus. Kelelahan pada telinga ini dapat menyebabkan daun telinga terasa perih dan sakit.
- Efek Buruk pada Otak Gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh headset dapat menyebabkan bahaya serius bagi otak. Namun bukti medis yang kuat masih belum ditemukan. Tetapi orang-orang yang menggunakan headphone bluetooth dalam kesehariannya telah ditemukan lebih rentan terhadap masalah yang terkait otak.