Berdamai dengan Mantan, Intip Cara Mudah Meredam Kemarahannya
SerbaSerbi

Inilah hal yang dilakukan bila ingin memiliki hubungan yang baik dengan mantan.

WowKeren - Mungkin anda adalah orang yang sensitif dan tidak suka memiliki hubungan yang buruk dengan lainnya. Termasuk pada mantan. Karena tidak bisa bersama, hubungan anda dan dia harus kandas. Hal itu membuat jalinan pertemanan dengan mantan menjadi buruk.

Kadang menjalin hubungan baik tidak berkaitan dengan siapa dulu yang menyapa. Bila memiliki alasan yang baik, anda boleh saja menghubungi dia. Namun bila dia masih marah, apa yang harus dilakukan? Berikut cara mudah mengatasi kemarahan mantan:

  • Empati
  • Tidak ada lebih buruk daripada membenci seseorang yang hanya tidak peduli pada anda. Mungkin hal itu yang sedang dirasakan mantan anda. Dalam rangka untuk mengatasi mantan yang marah, maka bersikaplah empati.

  • Beri Dia Waktu
  • Jika ada perpisahan maka hubungan kadang tidak baik dan membuat keduanya saling berlawanan. Perpisahan kadang membuat seseorang hilang arah dan tidak tahu harus berbuat apa. Anda perlu menyediakan dia beberapa waktu untuk menyendiri.

  • Tanyakan Hatimu Apa Anda Berbuat Kesalahan
  • Jujurlah pada diri sendiri. Apakah anda kerap menyakiti hatinya? Jika melakukannya, sadarlah bahwa hal itu salah dan menyakitinya. Dengan mengaku salah akan sedikit meringankan sakit hatinya.

  • Jangan Menambah Kemarahannya
  • Jika ingin menangis, jangan memendamnya. Mungkin ketika bertemu, hal pertama yang terjadi adalah dia mengungkapkan kemarahan. Dengan begitu apapun yang menjadi pikirannya akan lancar.

  • Hindari Pertemuan di Waktu Dekat
  • Hal terakhir yang anda dan dia butuhkan adalah pertemuan. Hindar pertemuan dengannya bila memungkinkan di manapun berada. Bisa saja tanpa kontrol dia meluapkan kemarahan pada anda.


  • Mengakui Kesalahan Anda
  • Kebencian dia tidak datang dari mana-mana. Ada alasan dia begitu marah padamu. Anda perlu meminta maaf dan mengakui kesalahan.

  • Jadilah Pemaaf
  • Menjadi pemaaf berarti memberikan hati yang luang untuk membiarkan dia mengungkapkan amarah pada anda. Jangan merespon terlalu dalam ketika dia bertindak kasar, marah atau bahkan menghina anda. Anda harus membiarkannya pergi dan menyadari penyebab dia berbuat itu.

  • Jangan Bercerita Hal yang Sensitif
  • Jika anda berdua akhirnya bertemu tatap muka, jangan mengungkit apa pun yang mungkin mengganggunya. Tinggalkan semua topik-topik dan cari hal baru untuk dibicarakan.

  • Jangan Marah Pada Diri Sendiri
  • Sangat mudah membiarkan kebencian orang lain menular pada anda. Jangan marah karena dia begitu membenci anda. Hal terbaik untuk dilakukan dalam situasi ini adalah tetap tenang.

  • Jangan Menyebut Panggilan Kesayangan
  • Tidak semua orang bisa menerima masa lalu. Apalagi mantan anda yang masih marah pada anda. Panggil saja dengan nama dia.
Memiliki hubungan yang baik dengan mantan mungkin tidak akan membuat anda menyesal di kemudian hari. Toh berteman dengan mantan bukan hal yang salah.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait