Inilah Cara Kerja Deodoran yang Mungkin Belum Pernah Anda Ketahui
SerbaSerbi

Simak cara kerja penghilang bau badan yang setiap hari selalu anda kenakan itu.

WowKeren - Deodoran atau penghilang bau badan selalu bisa anda andalkan. Termasuk dalam alat kosmetik, dengan menggunakan deodoran anda bebas dari bau badan. Anda pun bisa melanjutkan aktivitas tanpa keluhan bau yang tak jelas.

Tahukah anda bagaimana cara kerja deodoran pada tubuh. Berikut penjelasan mengenai cara kerja deodoran:

  • Jutaan Kelenjar Keringat
  • Tubuh manusia memiliki jutaan kelenjar keringat dan menghasilkan sekitar 1 liter air setiap hari. Namun keringat memiliki bau yang asam. Bau disebabkan bersinggungan dengan bakteri di tubuh anda.

  • Apa itu Deodoran?
  • Ketika berbicara tentang deodoran, orang bingung membedakan dengan antiperspirant. Deodoran adalah alat penghilang bau badan yang disukai banyak orang di dunia khususnya untuk wanita. Di pasar tersedia deodoran dan produk percampuran deodoran dan antiperspirant.

  • Deodoran Bunuh Bakteri
  • Meskipun deodoran dan antiperspirant mengklaim untuk memberikan hasil yang sama, keduanya sangat berbeda. Deodoran dapat membunuh bakteri dan mengandung parfum. Karena itu mampu menutupi bau yang diproduksi.

  • Antiperspitant Hanya Cegah Bakteri
  • Di sisi lain, antiperspirant mengurangi produksi keringat dari kulit dengan memasang pori-pori kulit dengan senyawa aluminium. Dengan demikian, alat itu bisa mencegah perkembangan bakteri mencapai ketiak.

  • Antiperspirant Kurangi Produksi Keringat
  • Antiperspirant mengandung garam aluminium yang larut pada keringat. Kandungan itu dapat menghasilkan gel penutupi kelenjar keringat. Lapisan tipis gel ini yang mengurangi produksi keringat.


  • Deodoran Ada Sejak Zaman Mesir Kuno
  • Menurut New York Time, deodoran bukanlah barang baru. Produk ini sudah ada sejak zaman Mesir Kuno. Bedanya orang Mesir Kuno menggunakan parfum dan wewangian yang dioles pada bagian lipatan tubuh termasuk ketiak. Sedangkan deodoran modern pertama kali dipasarkan tahun 1881 dengan merk Mum. Sedangkan antiperspirant pertama datang 15 tahun kemudian dengan merk Everdry.

  • Tubuh Bisa Kebal Antiperspirant
  • Ada beberapa orang yang kebal dengan antiperspirant. Walaupun sudah memakai antiperspirant tetap saja tubuhnya berkeringat. Hal ini diperkirakan karena tubuh manusia dapat beradaptasi dan tetap mengeluarkan keringat sebagai sisa metabolisme.

  • Deodoran Tak Peduli Pria atau Wanita
  • Dalam pemasaran, deodoran selalu dibedakan untuk pria atau wanita. Namun hal itu tidak sepenuhnya efektif. Faktanya adalah wanita memiliki lebih banyak kelenjar keringat. Pria berkeringat lebih banyak daripada wanita. Namun bahan aktif dalam deodoran tidak ada bedanya. Hanya berbeda pada aromanya saja.

  • Tidak Semua Orang Butuh Deodoran
  • Ada orang yang baru mandi saja badannya sudah bau. Ada orang yang sepanjang hari berkeringat dan panas-panasan tapi tidak tercium bau apapun walau tidak pakai deodoran. Fenomena ini menjelaskan bahwa tidak semua orang membutuhkan deodoran. Beberapa orang yang beruntung lahir dengan gen yang membuat tubuhnya tidak mengeluarkan bau menyengat.

  • Buat Deodoran dari Bahan Alami
  • Beberapa minyak tumbuhan dipercaya bisa menghilangkan dan membunuh bakteri penyebab bau badan. Namun karena bahan alami, kadang hasilnya tidak sebaik deodoran buatan pabrik. Tapi bagi anda yang tidak suka terpapar bahan kimia, bahan alami ini bisa menjadi pilihan.
Fakta di atas merupakan penjelasan mengenai deodoran dan antiperspirant pada tubuh anda. Produk ini sukses diandalkan agar bau anda wangi setiap saat.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait