Hidup Nggak Berat-Berat Banget, Coba Cara Ini Biar Lebih Warna-Warni
SerbaSerbi

Ikuti beberapa saran ini kalau ingin hidupmu lebih berwarna dan nggak monoton.

WowKeren - Hidupmu telah dipenuhi dengan banyaknya aktivitas dan rutinitas yang harus dijalani. Meleng sedikit akan membuat semua jadwal berubah dan kamu biasanya nggak suka dengan hal itu. Mungkin kamu bukan orang yang perfeksionis dan tertata. Namun dengan nggak sesuai jadwal maka membikin seluruh hidupmu di hari itu berantakan. Akhirnya kamu menjadi berubah mood dan stres.

Bukan harimu yang nggak indah atau orang sekitar yang menyebalkan. Mungkin kamu yang perlu istirahat dan piknik. Cobalah menghela napas panjang dan sedikit nikmati hidup. Berikut beberapa saran buat kamu yang butuh piknik agar tahu hidup nggak melulu menyebalkan:

Melamun di Alam Bebas

Melamun bukan hal yang dilarang. Kamu bisa melakukannya sebagai introspeksi diri. Termenung lama memang membutuhkan waktu sendirian. Bila rumahmu dipenuhi banyak anggota keluarga tentu ini waktunya kamu cuti dan memilih tempat yang lebih sunyi. Alam bisa menjadi teman ketika kamu membutuhkan waktu luang.

Alam adalah sumber energi, harmoni dan keindahan. Ketika mencoba selaras dengan alam, kamu akan melupakan masalah dan belajar untuk mendengarkan hati. Cobalah untuk menatap bintang-bintang, menyaksikan matahari terbit di tepi sungai atau mengagumi burung melonjak tinggi di langit. Bila melakukannya, saat itu kamu akan menambah arti hidup dengan cara yang nggak bisa mengungkapkan dengan kata-kata.

Menikmati Kesunyian

Sekarang ini kamu dan siapapun hidup dalam banyak kepentingan. Perputaran ini berjalan sangat cepat. Bila sedikit saja lengah, mungkin saja kamu dianggap kalah dan kurang informasi. Untuk itu, orang-orang mencari melalui dunia maya dan media sosial. Mereka beranggapan di sana akan terus update namun rupanya hal itu salah. Dunia kamu semakin nggak karuan.

Mungkin kamu memerlukan kesunyian. Sebentar saja kamu menghindar sejenak dari kebisingan perkotaan, iklan, panggilan telepon dan bahkan pikiran acakmu sendiri. Diam adalah suatu hal yang langka dan bahkan kadang-kadang kamu sendiri takut dengan itu. Tapi pada kenyataannya, diam dapat membantu kamu merasa berbeda, lebih positif dan memahami diri sendiri.

Ambil sedikit waktu luang sehabis bangun tidur atau sebelum tidur, kamu memilih hening. Jangan lama-lama nanti kamu ketiduran. Ambil waktu sekitar 10-15 menit untuk mengoreksi hari ini. Lakukan secara rutin dan hidupmu akan lebih berarti.

Bagi Tugasmu Jadi Beberapa Bagian

Cara orang mengerjakan tugas itu memang pada dasarnya berbeda. Ada yang harus mengerjakan secara keseluruhan langsung sekali hap namun nggak jarang pula ada juga yang pelan-pelan. Lambat namun pasti. Bila diakumulasi bersama istirahat, durasi waktu yang dibutuhkan sama saja.

Namun apapun itu, pokok utama yang selalu dan kadang bikin stres adalah pekerjaan yang konstan. Entah itu urusan di rumah atau di kantor. Bagaimanapun dan seberapa banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan, fokus pada satu hal terlebih dahulu. Jangan pikirkan banyak hal karena akan membuat kamu semakin terganggu.

Mulai sekarang kerjakan tugasmu satu persatu. Dimulai dari yang paling sulit dan diakhiri yang mudah. Bagaimanapun cara kamu mengerjakan, jangan tertantang untuk menggarap segalanya dalam satu waktu. Ingat kemampuanmu dan tubuhmu butuh istirahat.

Lakukan Apa yang Kamu Suka

Kadang orang bisa stres karena nggak punya penyaluran jalan keluar masalahnya. Orang gampang stres karena sulit tertawa dan bahagia. Lalu sesulit itukah saking nggak bisanya tertawa?

Coba tanya dalam hati, kamu kapan terakhir kali merasa bahagia? Sudahkah kamu melakukan hal-hal kecil yang membuatmu tersenyum? Jangan pedulikan sekitar dan cari apapun yang memang membuatmu bahagia. Kadang orang lain bisa menjadi pendukung namun mereka jugalah yang membuatmu nggak bahagia.

Saat membaca ini, hal-hal yang kreatif mungkin telah muncul di kepalamu. Setiap orang memiliki bakat-bakat kreatif tapi nggak semua dari kamu melihat ini dan mencoba untuk mengembangkannya. Untuk memahami apa yang benar-benar baik dan menyenangkan, kamu perlu menemukan waktu untuk mencoba pilihan yang berbeda. Mungkin saja kamu bisa mencoba menggambar, berkebun, modeling, menulis puisi atau membesarkan anak-anak. Ketika melakukan apa yang kamu suka, bukankah itu kebahagiaan yang sesungguhnya?

Pergilah ke Acara Unik

Seminggu ke depan kamu mengambil cuti namun nggak ada rencana melancong ke tempat jauh. Nggak masalah asal kamu nggak melulu ke tempat yang kerap kamu kunjungi. Cobalah melawan rutinitas. Sebelum cuti, cari acara menarik dan hindari mal. Biasanya anak-anak muda lokal selalu memiliki acara menarik dan nyeleneh.

Misalnya dalam sehari kamu punya rencana mengunjungi museum di pagi hari. Acara dilanjut ke taman untuk merasakan matahari siang dan makan. Kemudian, manjakan mata dengan menonton film. Biasanya setiap bulan ada pemutaran film dokumenter atau hasil dari komunitas film di kotamu. Hari itu diakhiri dengan konser musik indie.

Semuanya akan bercampur sehingga kamu nggak punya kesempatan untuk memahami secara penuh. Ketika fokus pada satu hal, pengalaman akan terasa berbeda. Pameran itu, jika kamu memberikan cukup waktu, mungkin dapat merangsang kreativitas. Taman akan meninggalkan perasaan hati yang gembira dan bioskop akan mendorong kamu untuk merenungkan ide-ide pada kehidupanmu sendiri.


Komunikasi di Kehidupan Nyata

Ada yang bilang media sosial itu menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh. Media sosial membuat kamu terkesan acuh ketika pas kumpul namun pada fokus ke ponsel masing-masing. Kamu mungkin masih berhubungan dengan teman di Amerika, Eropa atau benua lainnya. Namun pahamkah kamu ketika sahabat dekat di sampingmu sedang punya masalah yang berat.

Nggak ada yang bisa menandingi keampuhan pertemuan tatap muka. Sekali bertemu dengan teman sangat berarti daripada ratusan kali pesan dan telepon kalian. Berikan waktu ketika kamu dan sahabatmu bisa bertemu. Bicaralah dari hati ke hati dan berbagilah rahasia.

Nikmati Makananmu

Mulai sekarang cobalah menikmati apa yang kamu makan. Bila biasanya kamu pasrah dan memakan apa yang terlihat mata, kini cobalah lebih selektif. Apalagi hidup sehat terus didengungkan dimanapun. Ingat, kamu adalah apapun yang kamu makan.

Cobalah kamu menikmati sajian mulai dari awal hingga akhir. Cari bahan sendiri di supermarket, resep makanan sehat yang betebaran di Google dan olah bahan-bahan itu. Masak dengan hati dan nikmati sajian penuh rasa syukur. Kamu akan memahami betapa indahnya dunia ini.

Konsentrasi Penuh Ketika Istirahat

Ketika cuti dan memang ingin liburan, matikan ponselmu. Namun sebelumnya katakan ke semua orang bahwa untuk beberapa waktu kamu nggak bisa dihubungi. Mungkin bisa kamu tulis di media sosial sebagai pengumuman.

Ketika liburan, hindari apapun yang membuat kamu nggak bahagia. Jangan pikirkan pekerjaan. Katakan pada pikiran dan badanmu bahwa liburan ini untuk mengisi baterai sebelum terjun kembali ke tumpukan pekerjaan.

Sesekali Tanpa Rencana

Rencana dibuat agar hidupmu tertata. Kamu pun tahu yang akan dilakukan. Entah jadwal itu dilakukan untuk keesokan hari, seminggu atau sebulan. Namun coba bayangkan bila kamu sudah tahu apa yang akan kamu lakukan besok. Apalagi jadwal itu rutin dilakukan setiap hari. Betapa monotonnya hidupmu.

Sesekali cobalah menghindari dari apa yang selalu kamu lakukan. Bila makan diluar, cobalah memasak sendiri. Bila setiap hari melewati rute itu, sesekali cari jalan lainnya.

Kadang-kadang kamu harus membiarkan dirimu menjadi spontan dan nggak membuat rencana. Cukup ikuti kata hati dan mood dan kamu akan terkejut dengan hasilnya.

Belajar dari Anak-Anak

Semua orang pernah menjadi anak-anak dan kenangan itu nggak pernah kemana-mana. Kenangan masa kecilmu di kepalamu dan bernaung di sana. Mungkin kadang teringat dan ingin kembali ke masa lalu itu. Semakin besar dan dewasa, kamu malah menghindari anak-anak karena merasa mereka berisik.

Bila ada waktu luang dan di sekitarmu ada anak-anak, coba perhatikan tingkah laku mereka. Lihat bagaimana mereka berinteraksi dengan dunia dan mungkin saja itu bisa menyelamatkan dirimu. Ingat anak-anak hidup tanpa pengalaman dan prasangka yang dibangun ketika dewasa. Anak-anak nggak terburu-buru, mereka biasanya fokus dengan apa yang sedang dilakukan dan yang terpenting mereka melakukannya dengan tulus. Biarkan dirimu sesekali menjadi kekanak-kanakan dan itu menyenangkan.

Apa yang membuat hidupmu terasa berat? Hingga akhirnya kamu nggak kuat dan terus berkoar-koar bahwa hidupmu nggak bahagia. Perlu kamu ketahui bahwa setiap orang memiliki masalah masing-masing. Yang perlu kamu pahami bagaimana menyelesaikan masalah itu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait