Tetap Tampil Berkelas, 7 Pertimbangan Ini Bikin Kamu Makin Pede Beli Baju Bekas
SerbaSerbi

Berikut hal-hal yang membuat dirimu tetap membeli pakaian bekas.

WowKeren - Nggak semuanya pakaian bekas itu buruk. Jika mau perhatian dan bersabar, kamu akan mendapat banyak pakaian yang berkelas. Dengan status bekas itu, pakaianmu menjadi lebih murah. Koleksimu bertambah namun nggak mengurangi selera.

Namun nggak semua orang setuju dengan pembelian baju bekas. Mereka berpendapat pakaian bekas identik dengan kotor dan kepemilikan orang lain. Untuk itu kamu perlu mempertimbangkan banyak hal agar pakaian bekasmu nggak seperti yang ucapkan orang lain. Berikut alasan yang perlu kamu pahami ketika membeli pakaian bekas:

Membeli Online atau Langsung di Outlet Penjual?

Kamu ingin membeli pakaian bekas namun bingung sebaiknya beli di mana? Nggak perlu bingung, sesuaikan saja dengan kebutuhanmu. Kalau ingin membeli yang benar-benar murah kamu bisa datang langsung ke outlet "awul-awul" atau pakaian bekas.

Toko-toko ini menjual pakaian dari harga Rp 5 ribu-an. Kamu juga bisa mencari leluasa dalam mencari pakaian bekas yang layak. Terutama karena kamu bisa melihat keadaan baju bekas tersebut secara langsung. Jika nggak ingin panas-panasan, sekarang sudah banyak situs penjual pakaian bekas. Namun tentu saja harga yang dipatok nggak seperti "awul-awul".

Kamu bisa saja menemukan barang-barang branded yang dijual oleh pemiliknya. Pakaian yang dipajang di toko online biasanya juga sudah melalui proses pencucian dan disetrika. Foto yang baik secara estetika akan membuatmu lebih tertarik untuk membelinya.

Perhatikan Kekurangan Produk dan Testimoni

Setelah menemukan tempat yang pas untuk membeli pakaian bekas, kamu bisa mulai memilih. Selalu ingat karena yang akan kamu beli adalah pakaian bekas, perhatikan secara detail kekurangan produk yang dibeli. Nggak jarang produk yang dijual mengandung unsur kecacatan.

Kalau cacat produk itu masih bisa "dimaafkan" kamu boleh pertimbangkan. Tapi kalau cacat produk itu sudah keterlaluan, misalnya, resletingnya rusak atau ada lubang besar sebaiknya kamu cari yang lain. Nah, bagaimana jika membeli online dan nggak bisa bertemu langsung?

Ya, caranya bisa dengan memperhatikan deskripsi produk yang dijual. Apakah penjual memberi detail yang jelas tentang kelebihan dan kekurangannya? Jika nggak, sebaiknya ditanyakan. Jika membeli lewat akun Instagram penjual barang bekas, lihat pula trafik atau testimoni pengunjung. Jika banyak yang merekomendasikan, ada baiknya kamu coba.

Barang Branded Juga Penting

Dengan uang yang minimal kamu sudah bisa mendapat pakaian impian. Tentunya kamu juga nggak ingin ketinggalan zaman. Kalau kamu sabar mencari dan teliti, kamu bisa saja beruntung mendapatkan pakaian yang branded.

Tentunya dengan barang branded kamu bisa tampil lebih gaya dan percaya diri. Nggak cuma itu, jika barang yang kamu dapatkan berasal dari merek terkenal, meski bekas, kamu nggak perlu meragukan kualitasnya bukan?

Pertimbangkan Ongkos Kirim


Nggak kalah pentingnya dengan harga baju bekas yang murah. Jika kebetulan kamu memburu pakaian bekas melalui online, ada baiknya kamu pertimbangkan ongkos kirimnya. Jangan sampai ongkos pengiriman barang nggak sepadan dengan harga barang yang dibeli. Hal ini untuk mengantisipasi kerugian kamu akibat ongkir yang mahal.

kebanyakan orang merasa rugi ketika membeli barang bekas yang murah. Namun ongkos kirimnya malah membuat dompetmu miskin. Sebaiknya kamu mempertimbangkan kota pengiriman daripada merasa menyesal karena sudah kepincut duluan.

Menawar dengan Elegan

Pakaian-pakaian yang statusnya bekas memang rata-rata harganya sudah murah. Tapi sebagai pembeli kamu tentu nggak ingin menyerah dengan harga yang dipatok penjual. Sudah alaminya, penjual selalu melebihkan harga pakaian agar dapat keuntungan. Karena itu sebagai pembeli kamu pun berhak menawar.

Kalau kamu orang yang pintar bernegosiasi, gunakan bibir saktimu untuk membuat penjual menyerahkan barangnya dengan harga yang diinginkan. Tapi ingat juga untuk nggak menawar dengan keterlaluan. Ini bisa membuat penjual gusar dan malah nggak mau melepas barang dagangannya ke kamu.

Beli Secara Borongan

Salah satu trik jitu dalam berbelanja pakaian bekas adalah dengan mengutamakan kuantitas disamping kualitas. Karena harga murah, kamu bisa membeli pakaian dalam jumlah relatif banyak. Hal ini penting.

Mengapa? Karena membeli dalam jumlah banyak bisa membantu kamu dalam proses tawar-menawar barang. Penjual bisa saja banting harga jika kamu membeli dagangan mereka dalam jumlah yang banyak.

Pakaian Bekas dari Teman

Jika masih ragu-ragu dengan kualitas pakaian bekas yang dijual bebas di pasaran, ada baiknya kamu memburu pakaian teman. Barangkali ada temanmu yang pakaiannya berlebih atau sudah bosan dan berniat ingin menjual. Kamu bisa menanyakan itu terlebih dahulu. Keuntungan membeli pakain bekas teman adalah kamu bisa tahu darimana pakaian itu berasal.

Kamu juga bisa menilai tingkat kebersihan dan kesehatan pakaian itu dari kepribadian teman kamu. Jika dia tergolong orang yang menjaga kebersihan kamu nggak perlu ragu. Nggak cuma itu, jika beruntung kamu juga bisa mendapat "harga teman" untuk pakaian tersebut.

Nggak semuanya pakaian bekas itu buruk. Selain jeli, kamu juga harus bersabar untuk mendapatkan pakaian yang terbaik. Setelah mendapatkannya, kamu harus mencucinya hingga bersih. Hal itu akan menjauhkan dari bakteri mikroba dalam pakaian bekas.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait