Nggak suka bola tapi pengen nonton? Pantengin pria-pria ganteng di pertandingan final piala AFF 2016 pada 17 Desember mendatang.
- Tim WowKeren
- Kamis, 15 Desember 2016 - 16:09 WIB
WowKeren - Indonesia meraih kemenangan 2-1 atas Thailand pada pertandingan pertama final Piala AFF 2016 di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu kemarin malam (14/12). Rizky Pora dan Hansamu Yama menjadi pahlawan tim Garuda. Hasil ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi pertandingan kedua pada 17 Desember nanti di Stadion Rajamangala, Bangkok.
Para pria sudah pasti tahu fakta di atas. Namun untuk beberapa kamu hawa, nama Rizky Pora mungkin terdengar baru di telinga kalian. Biar betah dan bisa mengimbangi kekasihmu yang sedang fokus bola, kamu pun bisa begitu. Misalnya melihat bintang lapangan yang gantengnya maksimal. Berikut beberapa pria-pria ganteng di lapangan yang bisa kamu pantengi pas final kedua di Thailand:
Gunawan Dwi Cahyo
Postur semampai dan menjadi salah satu palang tangguh di Persija Jakarta, Gunawan Dwi Cahyo dipanggil ke timnas untuk menjadi pemain backup di lini pertahanan. Selain itu, dirinya juga berhasil membuat eks Istri Pasha Ungu, Okie Agustina kepincut. Namun bila ada yang cedera di lini poertahanan, pria yang masuk dalam cadangan ini tentu bisa kamu saksikan aksinya di lapangan.
Meski sempat nggak percaya didaftarkan ke AFF, pria berusia 27 tahun ini mengaku akan siap berjuang bersama Garuda Indonesia. Bersama Persija, perfoma pemain 27 itu memang sedang naik. Dia sudah mencatatkan empat gol dan kerap dipilih pelatih menjadi starter.

Kiatisuk Senamuang
Pelatih Timnas Thailand yang juga pernah menjadi andalan tim gajah putih di awal 2000-an ini umurnya sudah kepala empat. Namun wajahnya masih menawan dan murah senyum. Pria ganteng ini bakal sering kamu lihat kalau kamera lagi menyorot ke bench tim Thailand.
Selain itu, bila kangen kamu bisa mulai mantengin televisi yang menayangan siaran olahraga. Mengingat final AFF sangat hangat dibicarakan, awak media akan sering bertanya pada pelatih Thailand mengenai perkembangan tim sebelum pertandingan.

Stefano Lilipally
Stefano Lilipaly adalah pemain kelahiran Belanda yang telah memiliki paspor Indonesia sejak tahun 2011. Namun, baru pada tanggal 14 Agustus 2013, dia mendapatkan kesempatan untuk membela negara pilihannya tersebut. Sempat terlupa meskipun pernah membela Persija pada tahun 2015, kini pria yang tengah terdaftar sebagai pemain Almere City FC berhasil mewujudkan mimpinya untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan lantang sebagai anggota timnas di ajang resmi sekelas Piala AFF.
Selain ganteng, dia adalah pemain yang menjadi otak sesungguhnya permainan Indonesia. Fano, punya kualitas yang mumpuni sebagai seorang gelandang. Pemain naturalisasi itu juga bisa memainkan peran sebagai penyerang jika memang dibutuhkan, terutama dalam pola 4-4-2 favorit Alfred Riedl.

Charyl Chappuis
Pemain berdarah Swiss ini merupakan bintang yang membawa Thailand meraih gelar Piala AFF 2016. Sayang cedera membuat performanya menurun. Di Piala AFF kali ini dirinya sering menjadi cadangan. Nah di final ini dia punya peluang untuk dimainkan.
Charyl lahir dan tumbuh di negara Swiss. Pemain yang mempunyai followers instagram lebih dari 1,2 juta ini terbilang sangat berprestasi. Pada tahun 2009, dia berhasil memenangkan piala dunia U-17 bersama negara masa kecilnya, Swiss. Keputusannya untuk membela timnas senior begitu beranjak dewasa, membuat warga Thailand terus mengelu-elukan nama pemain yang kini berusia 24 tahun tesebut.

Tristan Do
Setelah Charyl Chappuis, satu lagi pemain Thailand keturunan Eropa. Namanya Tristan Do dan dia mempunyai darah Perancis. Udah tau Ezra Miller, kan? Pemeran superhero di film "The Flash". Coba diperhatikan, Tristan Do ini mirip banget sama Ezra Miller.
Oke memang nggak mirip-mirip banget. Tristan terasa ganteng maksimal ketika memiliki potongan agak gondrong. Kini ketika final melawan Indonesia, pria kelahiran 1993 itu memilih gundul. Namun bila diperhatikan, Tristan nggak akan kehilangan ketampanannya.

Bayu Pradana
Pemain yang bisa kamu lihat lebih mendalam adalah Bayu Pradana. Tenang saja, nggak akan sulit memeperhatikan pemain kelahiran 1991 ini. Bayu Pradana punya peran cukup vital di lini tengah timnas Indonesia. Dia akan kerap sekali mengecoh kamu ketika dia beraksi di lapangan.
Dalam dua laga semifinal terakhir, Bayu memainkan perannya dengan sangat baik sebagai perusak permainan tim lawan. Pemain Mitra Kukar itu memang kerap bermain keras, namun skema serangan dan bertahan bisa dijalankan dengan baik selama ia dipercaya turun oleh pelatih Alfred Riedl.
Melawan Thailand, tentu saja Bayu bisa bermain dengan baik seperti saat berhadapan dengan Vietnam. Akan tetapi Bayu juga harus fokus dengan permainan dan penguasaan bola. Terutama saat tim sedang dalam keadaan bertahan. Bayu menjadi pemain yang pas untuk skema Riedl meredam agresi Thailand.

Gimana persiapkan mata kamu untuk lebih jelalatan memperhatikan pemain-pemain ganteng di lapangan hijau pada 17 Desember mendatang. Mungkin saja kamu memiliki penawaran pria ganteng lainnya. So, sekarang nggak perlu kamu menolak ketika pacarmu mengajak nobar.
(wk/)