Inilah kelebihan yang akan kamu dapatkan bila mengonsumsi beras cokelat setiap hari.
- Tim WowKeren
- Kamis, 29 Desember 2016 - 09:06 WIB
WowKeren - Masyarakat Indonesia sangat familiar dengan beras putih yang kemudian diolah menjadi nasi putih. Meski sudah jajan dan makan namun bila sehari saja tanpa mengonsumsi nasi putih, banyak orang merasa kurang. Nasi putih merupakan salah satu sumber karbohidrat yang cepat berubah menjadi energi dan mempengaruhi otot. Namun rupanya meski diketahui mengenyangkan, banyak orang yang ingin lebih sehat berpaling dan mengonsumsi nasi dari olahan beras cokelat.
Orang yang ingin sehat sekarang banyak yang mengonsumsi dari olahan beras cokelat. Di dalam beras cokelat terdapat kualitas dan kuantitas nutrisi yang lebih tinggi daripada beras putih. Sebab beras cokelat nggak mengalami proses penggilingan dan penghalusan sehingga mempertahankan komponen menyehatkan yang dimilikinya. Berikut beberapa manfaat di dalam beras cokelat yang mungkin belum pernah kamu tahu:
Baik Untuk Penderita Diabetes
Beras cokelat bermanfaat bagi individu penderita diabetes dan hyperglycemic. Beras cokelat memiliki indeks glycemic rendah yang membantu mengurangi lonjakan insulin dan membantu menstabilkan tingkat gula darah dalam tubuh. Sebuah studi komparasi yang dilakukan pada beras cokelat telah menunjukkan bahwa jenis ini kaya akan asam phytic, serat, dan polifenol esensial.
Karbohidrat kompleks yang dimiliki oleh beras cokelat membantu memperlambat pelepasan gula jika dibandingkan dengan beras putih. Asosiasi Diabetes Amerika juga merekomendasikan untuk memilih beras cokelat yang kaya nutrisi untuk memperoleh vitamin esensi, serat, dan mineral yang diperlukan dalam pola makan penderita diabetes.

Aktivitas Antioksidan
Beras cokelat kaya akan antioksidan yang memberikan perlindungan lebih lama dari kerusakan akibat oksigen dari radikal bebas. Beras cokelat mengandung enzim antioksidan penting yang dikenal dengan nama dismutase superoksida yang melindungi sel-sel dari kerusakan oksidasi saat produksi energi. Sebuah penelitian yang membandingkan beras putih dan cokelat menunjukkan bahwa beras cokelat memiliki aktivitas mengumpulkan radikal yang sangat baik dan membantu mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh oksidasi seperti penyakit jantung koroner.
Nggak hanya itu, beras cokelat adalah sumber serat, vitamin B, kalsium, seng, zat besi, mangan, selenium, dan nutrisi lain. Kandungan mangan di dalam varietas beras ini akan membantu memperkuat metabolisme sedangkan magnesium akan membantu mengurangi migrain, menurunkan tekanan darah dan risiko serangan jantung. Kandungan kalsium dan magnesiumnya juga akan menjaga kesehatan tulang dan gigi, mencegah risiko arthritis, dan osteoporosis. Selenium akan membantu melindungi tubuh dari infeksi.

Obesitas
Beras cokelat merupakan alat untuk menjaga berat badan bagi orang-orang yang melawan obesitas. Beras cokelat mengandung mangan yang membantu mensintesa lemak tubuh. Sebuah penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi gandum utuh seperti beras cokelat memiliki dampak positif pada tubuh yang dapat dilihat dari indeks massa tubuh dan lemak.
Beras cokelat juga meningkatkan aktivitas peroksidasi glutathione, sebuah enzim antioksidan dan membantu meningkatkan tingkat kolesterol HDL pada orang-orang yang memiliki obesitas. Sebuah penelitian lain juga menunjukkan hasil yang sama terhadap efek yang diberikan beras cokelat berkecambah terhadap obesitas.

Anti Depresi
Beras cokelat berkecambah memiliki manfaat antidepresi dan membantu melawan gangguan yang berhubungan dengan kegelisahan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa beras cokelat berkecambah memiliki asam amino esensial seperti glutamine, glycerin dan GABA. Neurotransmitter tersebut membantu mengurangi pengiriman pesan yang berhubungan dengan kegelisahan, depresi dan stres di otak yang menghasilkan keadaan tubuh yang lebih rileks.
Sedang kandungan glutamine sangat baik dalam perawatan hormon pertumbuhan, menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh, menjaga volume sel, dan substrat protein daur ulang untuk meningkatkan sintesis protein. Selain itu, glutamine juga dapat membantu menghilangkan amonia beracun dalam hati . Glutamin juga melindungi hati dari pengaruh buruk alkohol dan kelebihan dosis obat acetaminophen.

Kesehatan Pencernaan
Beras cokelat merupakan makanan pokok menyehatkan yang dapat dimasukkan ke dalam makanan sehari-hari untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Serat pada beras cokelat membantu meregulasi kerja usus dan menjaga perut tetap kenyang.
Penelitian menunjukan perbandingan efek beras putih dan beras cokelat saat pencernaan terjadi di lambung telah menjadi bukti kualitatif. Lapisan sekam pada beras cokelat mencegah penyerapan asam dan kelembapan yang menghasilkan retensi tekstur yang lebih baik. Kandungan serat beras cokelat juga memiliki efek positif untuk kondisi seperti konstipasi dan radang usus besar.

Kesehatan Kardiovaskular
Beras cokelat kaya akan selenium yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Mengonsumsi gandum utuh seperti beras cokelat membantu mengurangi terblokirnya arteri akibat penumpukan plak. Tindakan pencegahan ini berkontribusi dalam mengurangi risiko gangguan jantung seperti hipertensi tinggi dan penyakit kardiovaskular.
Penelitian menunjukkan bahwa jaringan yang melapisi beras cokelat mengandung komponen menyehatkan yang bertindak melawan protein endokrin angiotensin II. Hal ini dapat dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan arterosklerosis atau pengerasan arteri.

Tingkatkan Kolesterol yang Sehat
Beras cokelat merupakan pilihan menyehatkan untuk menjaga kesehatan kolesterol. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa beras cokelat memiliki kandungan hypocholesterolemic dan mereguasi katabolisme kolesterol.
Sebuah penelitian lain menunjukkan bahwa mengonsumsi beras cokelat telah menunjukkan peningkatan yang signifikan pada serum dan konsentrasi kolesterol HDL dalam kasus penyalahgunaan etanol kronis. Penelitian tersebut juga menunjukkan beras cokelat berkecambah membantu mencegah meningkatnya trigliserida pada hati yang dikarenakan asupan alkohol yang berlebihan sehubungan dengan keberadaan asam gamma-aminobutyric.

Cegah Kanker
Beras cokelat membantu mencegah berbagai jenis kanker seperti kanker usus besar, kanker payudara dan leukemia. Kemampuan beras cokelat dalam mencegah kanker berasal dari kandungan antioksidan dan serat yang tinggi. Kandungan serat pada beras cokelat memiliki kemampuan untuk mengikat dirinya sendiri pada sel kanker berbahaya yang menimbulkan racun pada tubuh.
Serat akan mencegah racun menempel pada dinding usus dan membantu menyingkirkan racun dari dalam tubuh. Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap kemampuan chemopreventive dari beras cokelat menunjukkan bahwa kulit beras ini mengandung phenol yang penting. Misalnya tricin, asam ferulic dan asam caffeic yang juga dimiliki oleh beras putih pada tingkat yang lebih rendah.
Kandungan phenolic ini bermanfaat dalam mencegah penyebaran sel-sel kanker pada usus besar dan payudara. Penelitian lain menunjukkan efek stimulan dari beras cokelat berkecambah pada induksi apoptosis dan efek yang menghalangi produksi sel-sel kanker leukemia. Sejumlah penelitian telah memvalidasi efek antitumor bila mengonsumsi kulit beras cokelat.

Sistem Otak dan Saraf
Beras cokelat sangatlah penting untuk kelancaran fungsi otak dan syaraf. Beras cokelat membantu mempercepat metabolisme otak karena kandungan vitamin B dan mineral esensi seperti mangan yang dimiliki oleh beras cokelat. Magnesium pada beras cokelat menyeimbangkan aktivitas kalsium pada tubuh dan membantu regulasi syaraf dan otot.
Beras cokelat mencegah peningkatan kalsium secara tiba-tiba ke dalam sel-sel syaraf dan aktivasi syaraf. Proses ini membantu menjaga syaraf dan otot tetap rileks serta mencegah kontraksi yang berlebihan. Vitamin E yang terkandung pada beras cokelat juga memiliki peran vital dalam mencegah berbagai penyakit otak yang diakibatkan oleh kerusakan oksidatif.

Kuliner yang Enak
Beras merupakan makanan pokok bukan hanya di Asia namun juga di berbagai penjuru dunia. Beras cokelat tersedia dalam berbagai bentuk seperti gandum panjang yang sangat cocok untuk nasi goreng, salad atau pilaf. Gandum pendek yang memiliki tekstur lembut dan lengket cocok untuk adonan atau puding.
Beras cokelat manis dapat digunakan sebagai makanan pencuci mulut. Sirup beras cokelat dianggap sebagai pemanis yang menyehatkan karena kandungan nutrisi yang dimiliki beras cokelat. Sirup beras cokelat memberikan rasa manis, kacang dan mentega untuk makanan yang dipanggang dan minuman hangat.

Beras cokelat memang pilihan yang menyehatkan. Selain banyak nutrisi di dalamnya, manfaat ketika mengonsumsi setiap hari akan terasa dan baik untuk tubuhmu. Karena itu, mulai hari ini pikirkan lagi untuk berpaling dari beras putih ke beras cokelat.
(wk/)