Kekasih Hatimu Melamar? Ikuti 7 Langkah Mudah Agar Kamu Siap Menikah
SerbaSerbi

Inilah hal-hal yang wajib kamu lakukan ketika pacarmu mengajak menikah.

WowKeren - Kekasihmu duduk berjongkok dan menyodorkan cincin yang manis. Dia melamarmu dan kamu sumringah. Di benakmu telah tergambar gambaran pernikahan dan bagaimana kehidupanmu bersama kekasihmu nanti.

Namun langkah menuju pernikahan sendiri bukan hal yang mudah. Ada banyak hambatan dari kamu, dia, keluarga dan detail mengenai resepsi pernikahan. Berikut beberapa hal yang perlu kamu lakukan agar siap menikah:

Tentukan Tanggal dan Lokasi Pernikahan

Tanggal pernikahan menentukan jangka waktu pengumpulan dana menikah. Misal sekarang bulan Oktober dan kamu berencana menikah bulan Desember tahun depan berarti kamu punya waktu 14 bulan untuk mempersiapkan dana menikah. Sedangkan lokasi pernikahan akan menentukan besarnya budget yang dibutuhkan.

Mengadakan resepsi di rumah dengan di restoran atau hotel tentu beda besaran uangnya. Banyak yang memilih mengadakan resepsi di rumah. Selain memang ingin dilepas dari rumah orangtua, juga untuk menghemat biaya sewa gedung.

Buat Daftar Undangan

Anggaran konsumsi atau katering merupakan komponen terbesar dalam dana menikah. Besarnya konsumsi ditentukan oleh jumlah tamu yang diundang. Jumlah tamu juga mempengaruhi banyak hal lain seperti kapasitas gedung, jumlah undangan yang harus dicetak dan jumlah souvenir yang harus dipesan.

Jadi, tentukan dulu berapa jumlah tamu yang akan kamu undang. Kamu bisa mulai dengan membuat daftar. Yang pertama dan yang utama tentu keluarga besar. Selanjutnya teman kerja, teman nongkrong, teman kuliah, teman SMA dan lain-lain. Daftarnya bisa sepanjang kemampuanmu. Paling gampang, lihat saja grup chatting di ponselmu.

Pertama dari yang Pertama

Yang paling penting dalam pernikahan adalah kalian sah sebagai sepasang suami istri secara negara maupun agama. Persiapan ini biasanya terkait dengan dokumen-dokumen administrasi pencatatan sipil. Jangan sampai kamu keasyikan foto prewedding terus jadi lupa mengurus yang utama ya.

Dalam mengurus banyak hal sebelum melangkah pernikahan, kadang biasanya yang nggak prioritas lebih mudah. Nongkrong dengan teman dan belanja adalah hal yang mudah sekali dilakukan yang biasanya kerap menjadi alasan kamu terus mengundur persiapan pernikahan.

Sesuaikan dengan Kemampuan

Ada begitu banyak pilihan pernak-pernik untuk pernikahan. Misalnya untuk baju pengantin, mau memilih rancangan desainer ternama atau pesan di teman yang juga seorang penjahit. Mau prewedding di Bali yang eksotis atau di Candi Ratu Boko yang historis.

Pilihannya nggak terbatas tapi bujetnya terbatas. Pilih sesuai dengan selera dan kemampuanmu. Nggak perlu sampai berhutang kok untuk sebuah perayaan syukur pernikahan. Akan ada banyak kebutuhan lain yang lebih penting seperti dana rumah, dana melahirkan dan dana pendidikan anak.


Urus Sendiri atau Gunakan Jasa Wedding Organizer (WO)

Banyak hal detail yang harus disiapkan untuk pernikahan. Mulai dari baju pengantin, seragam keluarga, tamu undangan, gedung, konsumsi, souvernir dan lain-lain. Kalau kamu dan keluarga merasa nggak sanggup menangani, kamu bisa menggunakan jasa wedding organizer dengan konsekuensi penambahan bujet tentunya.

Bila tertarik dengan mengurus sendiri, akan lebih menyenangkan karena semuanya menjadi lebih pribadi. Setiap makanan di katering yang kamu pilih, pakaian, aksesori, souvernir adalah pilihanmu. Meski banyak tenaga terkuras, hal itu akan menjadi lebih spesial ketimbang diurus orang lain.

Rencanakan Bulan Madu

Bulan madu ini penting untuk saling mengenal pasangan lebih dekat setelah sah sebagai sepasang suami istri. Percayalah, setelah kalian dikaruniai momongan akan sulit untuk mencari waktu berdua saja dengan pasangan. Pilihan tempat berbulan madu ini sangat bervariasi tergantung budget yang ada.

Mulai dari yang paling murah dengan berlibur di kota tempat tinggal, ke tempat tujuan wisata lokal atau bahkan ke luar negeri. Sah-sah saja kamu mulai berencana akan liburan ke mana bersama calon suamimu itu. Jangan lupa jadwalkan cuti kantor kamu dan kekasihmu itu.

Berinvestasi untuk Dana Menikah

Sudah dihitung berapa total biayanya? Kita asumsikan setelah dihitung kamu mau mengundang 600 tamu dan berbulan madu di tujuan wisata lokal dengan total anggaran Rp 100 juta. Dengan waktu 14 bulan, kamu dan calon pasangan perlu berinvestasi sebesar Rp 6,9 juta per bulan di produk yang memberikan imbal hasil 7 persen per tahun.

Salah satu contoh produk dengan target imbal hasil ini misalnya rekasadana pasar uang. Tapi saat berinvestasi ingat selalu ada risikonya ya. Nggak mau investasi artinya kamu harus menabung. Mencapai Rp 100 juta dalam 14 bulan artinya menabung sekitar Rp 7,1juta per bulan.

Jangan kaget dengan besarnya dana yang harus disiapkan dalam waktu singkat. Coba lihat lagi portofolio keuanganmu dan pasangan. Mestinya ada tabungan yang bisa kalian pakai untuk down payment beberapa komponen biaya seperti konsumsi dan sewa gedung.

Pernikahan itu nggak sulit-sulit banget tapi juga jangan disepelekan. Kamu perlu memperhatikan banyak detail sebelum akhirnya menyesal karena merasa nggak maksimal. Yuk, siapkan pernikahanmu dengan hati tenang dan senang.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait