Inilah reaksi Niall Horan dan Simon Cowell ketika mendapatkan kabar bahwa penjualan album Zayn Malik berhasil dikalahkan oleh presenter Inggris.
- Tim WowKeren
- Selasa, 21 Februari 2017 - 09:31 WIB
WowKeren - Zayn Malik memang sudah terjun di industri musik selama lima tahun lebih. Namun, hal tersebut ternyata bukan sebuah jaminan Zayn Malik bisa lebih unggul dari penyanyi baru lainnya. Sebut saja seperti presenter televisi Bradley Walsh yang juga debut sebagai penyanyi solo tahun kemarin.
Album perdana Bradley yang bertajuk "Chasing Dream" sukses terjual lebih dari 111 ribu kopi sejak dirilis pada 25 November lalu. Pemandu acara "The Chase" ini pun dinobatkan sebagai album debut terbesar 2016 di Inggris. Ia mengalahkan rekor penjualan album "Mind of Mine" milik Zayn Malik yang mencapai hanya terjual 65 ribu kopi.
Sontak, kabar tersebut membuat semua orang terkejut, tak kecuali Simon Cowell dan Niall Horan. Menurut Bradley, Niall dan Simon mengirimkan pesan singkat kepadanya setelah mendapatkan berita tersebut. Mereka tampaknya sangat senang mengetahui Zayn Malik dapat dikalahkan oleh aktor "Coronation Street" itu.
"Niall Horan mengirimkanku pesan, ia tertawa terkekeh," ungkap Bradley dalam wawancara bersama Guardian. "Dan aku mendapatkan ucapan selamat dari Simon Cowell. Ia sangat menyukainya," katanya.
Bradley sendiri juga tidak dapat menyembunyikan kebahagiannya. "Aku hanya tertawa ketika aku mengetahuinya," ungkap Bradley menceritakan reaksinya ketika dinobatkan sebagai album terlaris 2016. "Aku pikir itu histeris. Aku mungkin artis Sony baru tertua yang pernah menandatangi kontrak."
Sementara itu, hubungan Simon dan Zayn memang merenggang sejak pelantun "Pillowtalk" ini hengkang dari One Direction. Mereka belum pernah saling menyapa satu sama lain. Akan tetapi belum lama ini, bos label rekaman Syco ini melontarkan sindiran kepada Zayn terkait rencananya membuat acara televisi mengenai boyband. "Aku pikir ia (Zayn) harus datang kepadaku dengan rencana tersebut, jika aku boleh jujur denganmu," ujarnya.
(wk/)