Inilah Alasan Mengapa Anak Muda Betah Menjomblo dan Takut Menikah, Kamu Termasuk Juga?
SerbaSerbi

Buat yang belum menikah tapi sudah punya pasangan, inikah alasan kalian menunda-nunda pernikahan?

WowKeren - Di jaman sekarang memiliki pacar memang menjadi sebuah hal penting. Tak hanya sebuah status atau teman hidup, terkadang ada yang beranggapan jika berpacaran adalah sebuah keharusan buat anak muda. Namun tak sedikit pula yang masih betah menjomblo atau hanya menjalani hubungan tanpa status.

Terkadang mereka masih takut menikah dan berkomitmen padahal sudah punya pacar atau tunangan. Padahal pernikahan adalah sebuah hal yang dinanti-nanti karena menjadi sebuah langkah yang besar dalam hidup. Lalu sebenarnya apa sih penyebab anak muda jaman sekarang takut berkomitmen dan menikah?

1. Masih Ingin Hidup Bebas

Alasan pertama yang membuat anak muda jaman sekarang ogah berkomitmen adalah, masih ingin bebas dan menikmati hidup. Mereka merasa takut nggak bisa hangout dan bebas lagi dengan teman-temannya, termasuk memilih teman dan jam pulang.

Tak hanya soal pergaulan, umumnya anak mudah juga enggan menikah karena soal keuangan. Pasalnya, jika sudah menikah kalian harus mendiskusikan hal itu dengan pasangan. Terutama untuk membeli sesuatu yang diinginkan, seperti sepatu, motor, tas dan lain-lain.

2. Belum Yakin Dengan Pasangan

Belum yakin dengan pasangan dan takut salah pilih tampaknya menjadi salah satu alasan klasik mengapa anak muda menunda-nunda pernikahan. Padahal sebenarnya mereka sudah punya pasangan yang siap untuk diajak ke jenjang pernikahan.

Mereka menilai jika lamanya hubungan tak menjadi tolak ukur untuk saling mengenal atau saling percaya satu sama lain. Oleh karena itu, daripada gegabah dalam memutuskan, lebih baik menunggu sampai hati dan pikiran benar-benar siap untuk menikah.

3. Takut Kehilangan Pekerjaan

Alasan selanjutnya adalah yang paling banyak dirasakan oleh para wanita. Mereka beralasan takut jika harus kehilangan pekerjaan dan melepaskan karirnya yang sedang menanjak. Mereka masih ingin berdedikasi tinggi pada pekerjaan dan terus menggapai karir atau pendidikan yang tengah dijalani.

Karena alasan itulah, para wanita muda menganggap jika pernikahan bukanlah tujuan hidupnya saat ini. Bagi mereka menikah adalah dilema. Di satu sisi, mereka ingin membahagiakan orangtua, sementara di sisi lain mereka juga ingin menjadi mandiri karena tak semua suami mengizinkan istrinya bekerja.

4. Belum Mapan

Belum mapan taampaknya menjadi alasan utama mengapa pasangan yang sudah bertunangan tak kunjung menikah. Mereka takut dianggap belum dianggap cukup mapan oleh calon mertua atau orang lain untuk membina rumahtangga bersama pasangan.

Tak sedikit pula yang justru merasa ketakutan sendiri saat memikirkan hal tersebut. Mereka bahkan lebih memilih sibuk bekerja dengan alasan untuk "mengumpulkan tabungan nikah" dan untuk biaya resepsi. Tak sedikit pula yang mewajibkan dirinya untuk memiliki rumah hingga mobil sebelum meminang sang kekasih.


5. Takut Tinggal di Rumah Mertua

Ketakutan lain yang dirasakan anak muda soal pernikahan adalah saat harus tinggal di rumah mertua. Hal ini semakin seram bagi para penggemar sinetron dan telenovela yang menyebut rumah mertua lebih seram dari rumah hantu.

Faktanya, anak muda memang memang memiliki perasaan canggung dan takut kalau mertua tidak bisa menerima kebiasaan atau sifat burukmu. Hal ini pun akhirnya dijadikan alasan oleh sebagian besar anak muda untuk menunda pernikahan. Selain nggak mau ribut, mereka juga ingin belajar cara mengambil hati mertua.

6. Takut Pernikahan Mengalami Kehancuran

Alasan selanjutnya adalah rasa takut yang timbul jika pernikahan mereka akan mengalami kehancuran. Perasaan ini timbul karena anak muda yang cenderung curiga dan belum benar-benar mempercayai pasangannya. Jika sudah begini, hal yang paling ditakutkan adalah perceraian.

Anak muda akan merasa ngeri jika membayangkan perceraian, termasuk semua emosi trauma, legalitas dan rumitnya masalah-masalah yang ditinggalkan. Mereka merasa tidak yakin jika semua hal akan bekerja dengan baik di masa depan. Karena itulah mereka masih enggan berkomitmen.

7. Trauma Pengalaman Orangtua

Alasan yang satu ini tampaknya menjadi bayang-bayang anak muda yang orangtuanya mengalami perceraian. Rasa trauma ini bahkan bisa membuat mereka berpikir dua kali sebelum mengambil risiko untuk menikah. Terutama jika orangtuanya juga mengalami tindak kekerasan.

Mereka merasa terlalu takut untuk mengulangi kesalahan yang sama seperti orangtuanya dulu. Ini adalah salah satu alasan utama mengapa anak-anak dari keluarga broken home memilih untuk tidak menikah meski sudah memiliki pasangan yang pas.

8. Tidak Percaya Ketulusan Cinta

Alasan selanjutnya adalah tidak percaya dengan ketulusan cinta. Bahkan ada beberapa orang yang tidak bisa mempercayai lawan jenisnya. Menurut mereka, lawan jenis hanya cenderung mencari sesuatu yang serba lebih, seperti lebih kaya, lebih tampan atau cantik dan lebih pintar.

Anak muda yang seperti ini paham bahwa komitmen berarti menetapkan hati pada satu orang saja. Tetapi mereka khawatir jika pasangannya meninggalkan mereka demi mengejar cinta yang lain. Sehingga berkomitmen setia seumur hidup dengan satu pasangan masih dianggap hal yang mustahil.

Berbagai alasan ini memang bisa menjadi pertimbangan sebelum menikah. Tapi kalian juga harus mau memaklumi bahwa di dunia ini tak ada yang sempurna. Sehingga alasan di atas tak perlu dijadikan sebuah ketakutan yang berlebih untuk melangsungkan pernikahan selama kalian sudah memiliki pasangan yang pas.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait