Jika dibandingkan pemakaman biasa, kamu pasti akan merinding saat mengetahui 7 tradisi kematian di Tanah Air ini.
- Tim WowKeren
- Jumat, 14 Juli 2017 - 17:59 WIB
WowKeren - Bicara soal budaya, Indonesia memang kaya dengan berbagai keanekaragaman kepercayaan dan tradisinya. Hampir semua aktivitas pasti ada ritual dan kepercayaan yang harus dilakukan sesuai adat, nggak terkecuali kematian.
Nah, ternyata Indonesia punya banyak adat kematian yang cukup unik dan mengerikan jika dibandingkan pemakaman biasa. Namun itu semua dilakukan untuk menghormati para leluhur. Penasaran apa saja ritual uniknya, berikut ulasannya.
1. Pemakaman Trunyan, Bali
Selain ritual Ngaben yang dilakukan oleh masyarakat Hindu, Bali juga punya pemakaman Trunyan. Pemakaman yang hanya meletakkan jasad di bawah pohon taru tanpa dikubur ini hanya dilakukan di Desa Trunyan, Kintamani.
Setelah jasad tersebut ditaruh, kemenyan akan dinyakan dan dipagari bambu anyam. Uniknya, meski telah dibiarkan berbulan-bulan jasadnya tak mengeluarkan bau menyengat. Pohon taru dan kemenyan itulah yang disebut-sebut membuat jenazah tak berbau.
2. Rambu Solo, Toraja
Rambu Solo memang menjadi salah satu upacara adat kematian masyarakat Toraja yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat luas. Upacara kematian ini bahkan menjadi salah satu daya tarik turis dan wisatawan asing untuk mengunjungi Toraja.
Tapi kalian pasti juga tahu kalau upacara yang bertujuan menghormati leluhur ini memakan biaya yang nggak sedikit. Untuk itu orang yang meninggal akan diperlakukan layaknya masih hidup dan tetap tinggal di rumah seperti orang sakit sampai upacara terlaksana.
3. Kubur Bayi di Pohon
Selain Rambu Solo, Toraja juga punya ritual kubur bayi di pohon. Ritual pemakaman ini dilakukan oleh keturunan Toraja yang meninggal sebelum giginya tumbuh, alias masih bayi. Jasad bayi tersebut akan dimakamkan dalam pohon Tarra.
Penguburan pun dilakukan berdasarkan kasta mereka. Jasad para bayi diletakan di dalam lubang tanpa dibalut kain dan dianggap seperti kembali ke dalam rahim sang ibu. Tujuannya adalah agar kelahiran bayi selanjutnya akan selamat.
4. Ritual Pemakaman Tau Tau
Masih di Toraja, warga juga mengenal ritual Tau Tau. Ritual yang sedikit menyeramkan ini adalah prosesi menguburkan jenazah dalam peti mati kecil yang berada di gua-gua.
Setelah diletakan dalam peti mati kecil, jenazah akan dibuatkan patung yang mirip dengan almarhum. Patung itulah yang disebut Tau Tau dan diletakkan dekat dengan makam. Meski mengerikan, gua-gua itu sering dikunjungi oleh wisatawan yang penasaran.
5. Ritual Ma Nene
Tak Sampai di situ, masyarakat Toraja juga mengenal ritual Ma Nene. Tradisi ini berlangsung beberapa tahun sekali pada bulan Agustus. Jenazah yang sudah berada di liang kubur akan digali kembali oleh keluarganya.
Menyeramkannya, jenazah akan dimandikan, didandani dan diberikan pakaian yang bagus layaknya masih hidup. Lalu, para jenazah akan diajak berjalan mengelilingi desa. Duh ngeri banget ya.
6. Pemakaman Posisi Duduk, Minahasa
Berbeda dengan pemakaman biasa, suku Minahasa justru memosisikan jenazah dalam posisi duduk dan memeluk kakinya. Menurut kepercayaan masyarakat di sana, posisi ini melambangkan keadaan suci dan membawa kebaikan.
Arah posisi mayat akan dihadapkan ke arah utara yang menjadi asal usul datangnya nenek moyang orang Minahasa. Menariknya, mayat yang dikubur dalam kuburan batu ini akan hancur menjadi abu tanpa ada tulang yang tersisa.
7. Mumifikasi Suku Asmat, Papua
Nggak kalah menyeramkan dari yang lain, suku Asmat di Papua justru membuat Jasad orang yang meninggal menjadi mumi. Praktik mumifikasi pada Suku Asmat nggak dilakukan sembarangan dan harus dilakukan sesuai tradisi.
Biasanya mumifikasi hanya dilakukan kepada kepala suku atau komandan perang yang dianggap berjasa. Jenazah akan dimumikan dengan bahan-bahan tradisional untuk menghargai sejarah dan adat mereka.
Itulah 7 tradisi kematian dan pemakaman yang cukup mengerikan dan hanya bisa ditemui di Indonesia. Tapi itu semua dilakukan hanya untuk menghormati para leluhur dan melestarikan budaya.
(wk/)