Axel Matthew Dianiaya Secara Brutal, Jeremy Thomas Mengadu ke Presiden Jokowi
Selebriti

Seperti apa kronologi penganiayaan putra Jeremy Thomas oleh oknum kepolisian tersebut?

WowKeren - Jeremy Thomas marah besar saat sang putra, Axel Matthew Thomas, merasa dijebak dan dipaksa mengaku memiliki narkoba. Karena menolak, Axel dikabarkan disekap dan dianiaya secara brutal oleh oknum diduga anggota Satuan Narkoba Polres Bandara Soekarno Hatta.

Jeremy pun langsung melaporkan beberapa oknum yang menganiaya putranya di Hotel Kristal, Jakarta Selatan, Sabtu (15/7). Ia bahkan mengadu ke Presiden Joko Widodo alias Jokowi dengan membuat pesan terbuka.

"Rilis media ini adalah pesan terbuka saya kepada Pak Tito Karnavian (Kapolri) dan kepada sekretariat negara juga Pak Jokowi," ujar Jeremy saat ditemui di Mabes Polri pada Senin (17/5). "Sebagai orang tua, saya tidak terima karena anak saya diperlakukan seperti itu. Ini bukan prosedur kepolisian yang baik menurut saya."

😔 post traumatic syndrome. I love you matthew.

A post shared by Valerie Thomas (@valerieethomas) on


Sementara itu, ditemani kuasa hukumnya, Jeremy mengungkap kronologi penyekapan dan pemukulan Axel. "Sabtu (15 Juli), anak saya dibonceng oleh pembantu pergi ke Pondok Indah Mall, ambil baju sama teman yang jual. Yang terjadi, ada arahan pas ke Kristal. Tiba-tiba dicekik dengan orang yang mulutnya bau alkohol," ungkap Jeremy.

Mengira dirampok, Axel melarikan diri. Namun oknum kepolisian malah memberikan tembakan peringatan hingga memukul Axel. Axel pun mengaku jika dirinya sempat diborgol dan ditodong pistol agar mengaku menggunakan narkoba.

"Anak saya menduga itu adalah rampok dan kabur. Kabur dikejar pakai tembakan peluru tajam, dikeroyok, dipukuli ramai-ramai. Ada tiga sampai empat orang, dimasukin ke mobil dan orang itu mengaku oknum dan anak saya disekap di Hotel Kristal," lanjut Jeremy Thomas. "Anak saya diborgol security dan ditodong pistol."

"Saya kasih tahu sekarang, anak saya bukannya ditangkap, bukan ditangkap oleh narkoba. Dia diarahkan dan dipaksa mengaku. Dia enggak ada bukti-bukti dan mau dipulangkan," tambah Jeremy. "Setelah diciduk, disiksa, dikeroyok, dan pengambilan barang dengan kekerasan dia pulang dengan sandal hotel, pakai baju tapi bukan baju dia, ponsel sudah tidak ada."

Dari hasil visum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, diketahui ada bekas memar di sekujur tubuh Axel. Insiden yang menimpa Axel itu pun membuat publik meradang.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait