Apa yang membuat Nam Joo Hyuk memberikan beasiswa bagi siswa di almamater sekolahnya?
- Tim WowKeren
- Senin, 08 Januari 2018 - 10:34 WIB
WowKeren - Sebelumnya, Nam Joo Hyuk dikabarkan menyumbangkan 30 juta Won (sekitar Rp 382 juta) ke sekolah lamanya, Suil High School. Uang tersebut digunakan sebagai beasiswa untuk anak-anak dari keluarga yang mengalami kesulitan keuangan.
Joo Hyuk juga sempat mengunjungi Suil High School secara langsung. Aktor "Bride of the Water God" itu meluangkan waktu bersama 13 siswa yang menerima beasiswa tersebut.
Meskipun Joo Hyuk melakukan secara diam-diam, seorang sumber mengatakan jika Joo Hyuk memang sudah lama ingin menyumbang ke almamater sekolahnya. Aktor 23 tahun tersebut menunggu kesempatan untuk dapat mengunjungi sekolah lamanya secara langsung.
"Dia (Joo Hyuk) selalu ingin menyumbang ke sekolah lamanya," ungkap seorang sumber. "Dia selalu menunggu kesempatan yang tepat agar dapat berkunjung secara langsung."
Sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa Joo Hyuk memberikan sumbangan lebih. Hal itu karena dirinya merasa bersimpati setelah mendengar cerita dari siswa di sana .
"Awalnya dia memikirkan sekitar 20 juta Won (sekitar Rp 252 juta)," lanjut sumber tersebut. "Tapi setelah mendengarkan cerita para siswa, dia memutuskan untuk menyumbangkan 10 juta Won (sekitar Rp 130 juta) lagi."
Joo Hyuk sendiri berharap kunjungannya tersebut mampu memberikan dukungan bagi para junior di sekolahnya. Mantan pacar Lee Sung Kyung itu juga ingin agar dukungannya menjadi kekuatan dan penyemangat bagi siswa di sana.
"Aku mengunjungi sekolahku dan bertemu dengan juniorku," ujar Joo Hyuk. "Aku berharap dukungan kecil yang aku berikan bisa menghasilkan kekuatan bagi mereka."
Selain itu, Joo Hyuk juga bercerita masa sulit yang sempat ia hadapi saat masa sekolah dulu. Sehingga ia tahu bagaimana perasaan para siswa untuk mewujudkan impian mereka.
"Aku menghadapi banyak keadaan sulit selama masa sekolah," kenang Joo Hyuk. "Aku harus sekolah model dan membutuhkan banyak uang, tapi saat itu keadaan keuangan keluargaku sulit."
Joo Hyuk menambahkan bahwa masa muda adalah saatnya menggapai impian. Dalam proses tersebut akan muncul pula keberanian dan kebijaksanaan.
"Masa muda adalah saat ketika kita bisa dengan mudah mencapai impian," tambah Joo Hyuk. "Tapi di sisi lain kita juga bisa mendapatkan keberanian dan kebijaksanaan."
Joo Hyuk ingin siswa yang mengalami kesulitan tidak melepaskan mimpinya dan mengambil langkah maju. Itulah sebabnya dirinya membantu mereka dengan memberikan beasiswa.
(wk/)